Riset 🇫🇷 06.08.2026 06:01

Peneliti Google DeepMind: AI Tidak Mampu Menghasilkan Sesuatu yang Benar-Benar Baru

Google/DeepMindGoogle/DeepMind Google DeepMindGoogle DeepMind
Dalam sebuah makalah provokatif berjudul 'LLMs can't jump', peneliti Google DeepMind, Tom Zahavy, berargumen bahwa meskipun AI dapat menggabungkan kembali konsep yang ada untuk menciptakan kombinasi baru, AI tidak memiliki kemampuan untuk secara radikal menemukan kerangka pemahaman baru. Ia mengilustrasikan hal ini dengan pengembangan relativitas umum oleh Einstein, menyiratkan bahwa AI tidak akan mampu melakukan lompatan konseptual yang sama.
Tom Zahavy, seorang peneliti di Google DeepMind, menerbitkan makalah pada akhir Januari 2026 berjudul 'LLMs can't jump' yang berargumen bahwa kecerdasan buatan tidak dapat menghasilkan ide-ide yang benar-benar baru. Meskipun AI dapat menghasilkan kombinasi kata, gambar, atau kode yang baru, ia beroperasi dalam kerangka yang telah ditentukan seperti bahasa, aturan permainan, atau masalah yang dirumuskan manusia. Zahavy membedakan antara deduksi, induksi, dan abduksi, dengan mengklaim bahwa LLM unggul dalam dua yang pertama tetapi gagal dalam abduksi, yang melibatkan pembayangan penjelasan untuk hasil yang mengejutkan. Ia menggunakan contoh pengembangan relativitas umum oleh Einstein, dengan mencatat bahwa Einstein harus terlibat dalam eksperimen pikiran untuk merumuskan aksioma baru, sebuah proses yang tidak dapat ditiru oleh AI. Zahavy menyarankan bahwa sistem AI masa depan dengan 'model dunia' yang mampu mensimulasikan lingkungan yang koheren mungkin memungkinkan mesin untuk menciptakan eksperimen mereka sendiri, menggemakan ide-ide yang telah lama diperjuangkan oleh Yann LeCun.
Sumber: Numerama — asli
Postingan kami sebelumnya tentang topik ini ↓
Berita terbaru