BSS Transisi 'Analitik Ucapan' ke Agen AI Otonom
BSS
BSS telah merilis pembaruan besar 2.15 untuk produk 'Analitik Ucapan' (Speech Analytics), mengubah AI bawaannya dari alat reaktif menjadi agen AI proaktif. Pembaruan ini memperkenalkan agen wawasan otonom, kontrol kualitas berbasis RAG (Retrieval-Augmented Generation), dan peningkatan signifikan pada modul pelatih agen dan kontrol kualitas.
BSS telah meluncurkan pembaruan besar 2.15 untuk produk 'Speech Analytics', dengan fokus utama mengubah AI tertanam dari alat pemrosesan permintaan reaktif menjadi agen AI proaktif yang sepenuhnya mumpuni, mampu mengelola kualitas layanan pelanggan secara mandiri. Inovasi utamanya adalah transformasi mode wawasan menjadi agen wawasan otonom yang, sesuai jadwal, menganalisis koleksi panggilan, mengidentifikasi pola dan anomali, menghasilkan wawasan, dan secara otomatis mengirimkan laporan ke pemangku kepentingan, termasuk departemen terkait. Integrasi RAG (Retrieval-Augmented Generation) ke dalam kartu evaluasi otomatis memungkinkan kontrol kualitas semantik berdasarkan basis pengetahuan perusahaan atau peraturan yang diunggah tanpa integrasi yang rumit. Untuk departemen kontrol kualitas, rilis ini meningkatkan mekanisme pengambilan sampel, menambahkan widget 'Pohon Penanda' interaktif, laporan 'Distribusi Skor' baru, dan buku referensi untuk umpan balik dan kategorisasi. Agen-pelatih kini mendukung pemilihan bahasa, evaluasi bertingkat (termasuk tujuan kritis yang langsung menghentikan simulasi), dan justifikasi terperinci untuk setiap tujuan. Hasil pembelajaran dikumpulkan dalam 'Dasbor Siswa' baru. Platform ini juga menjalani refaktorisasi UX/UI skala besar, termasuk komponen modern dengan pemfilteran lanjutan, widget statistik dialog adaptif, pembangun laporan yang lebih baik, dan transkripsi pesan audio dalam obrolan teks. Anna Ivleva, pemilik produk Speech Analytics di BSS, mencatat bahwa pembaruan ini mengaburkan batas antara alat analitis dan karyawan digital, menghadirkan agen AI yang sepenuhnya proaktif yang memantau komunikasi dan memberikan wawasan kepada bisnis.
Sumber: CNews —
asli
