Google DeepMind Memperkenalkan Gemini untuk Sains: Seperangkat Alat AI untuk Penemuan Ilmiah
Google/DeepMind
Google DeepMind
Moonshot AI
Google DeepMind telah mengumumkan Gemini untuk Sains, sebuah kumpulan eksperimen dan alat AI yang dirancang untuk mempercepat penelitian ilmiah. Rangkaian ini mencakup tiga prototipe: Pembangkitan Hipotesis, Penemuan Komputasional, dan Wawasan Literatur, yang didukung oleh Co-Scientist, AlphaEvolve, ERA, dan NotebookLM. Alat-alat ini bertujuan membantu peneliti menghasilkan hipotesis, menjalankan eksperimen komputasional, dan menganalisis literatur ilmiah dengan lebih efisien.
Google DeepMind memperkenalkan Gemini for Science, seperangkat alat dan eksperimen AI untuk mempercepat penemuan ilmiah. Ini mencakup tiga prototipe: Hypothesis Generation, dibangun dengan Co-Scientist, yang menggunakan 'turnamen ide' multi-agen untuk menghasilkan dan mengevaluasi hipotesis; Computational Discovery, dibangun dengan AlphaEvolve dan ERA, yang menghasilkan dan memberi skor pada ribuan variasi kode secara paralel untuk menguji pendekatan pemodelan baru; dan Literature Insights, dibangun dengan Google NotebookLM, yang mencari literatur ilmiah dan menyusun hasilnya ke dalam tabel. Alat-alat ini tersedia melalui Google Labs dan juga ditawarkan kepada perusahaan melalui Google Cloud. Perusahaan seperti BASF, Klarna, Daiichi Sankyo, Bayer Crop Science, dan Laboratorium Nasional AS sudah menggunakannya. Selain itu, Science Skills mengintegrasikan lebih dari 30 basis data ilmu hayati, memungkinkan analisis kompleks dalam hitungan menit. Google berkolaborasi dengan lebih dari 100 institusi, termasuk Stanford dan Imperial College, untuk memvalidasi sistem.
Sumber: Google DeepMind —
asli
