WeatherNext: Model AI Raih Terobosan dalam Prakiraan Siklon
Google/DeepMind
Google DeepMind
Model AI WeatherNext dari Google DeepMind mencapai akurasi canggih dalam memprediksi lintasan siklon, intensitas, dan struktur angin, memberikan peringatan ekstra satu hari. Model-model tersebut, WeatherNext 2 dan WeatherNext Cyclones, kini bersumber terbuka, dengan versi ringkas tersedia di Colab.
Google DeepMind, bekerja sama dengan Google Research dan lembaga meteorologi seperti National Hurricane Center, Cooperative Institute for Research in the Atmosphere, dan UK Met Office, telah mengembangkan WeatherNext, sebuah model AI yang memprediksi lintasan, intensitas, dan struktur angin siklon tropis dengan akurasi tercanggih. Model ini, yang dirinci dalam sebuah makalah di Nature, memberikan prakirawan akurasi prediktif satu hari tambahan, setara dengan satu dekade kemajuan meteorologi. Model ini menggunakan Jaringan Generatif Fungsional untuk menghasilkan kumpulan prediksi, yang dapat ditingkatkan hingga 1.000 skenario per siklon. Model ini dilatih bersama pada data cuaca global dan basis data siklon historis IBTrACS. Model ini hanya memerlukan data resolusi 28x28 km, 100 kali lebih kasar daripada model tradisional, dan versi mini bekerja pada 111x111 km. Teknologi ini telah menjadi sumber terbuka, termasuk model WeatherNext 2 dan WeatherNext Cyclones, dan dapat diakses melalui Weather Lab, bagian dari Google Earth AI.
Sumber: Google DeepMind —
asli
