Bisakah AI Memprediksi Mimpi Malam Ini? Studi Baru Mengatakan Bisa
Sebuah studi skala besar yang menggunakan AI telah menunjukkan bahwa konten mimpi dapat diprediksi dengan akurasi tinggi. Para peneliti Italia menganalisis jurnal mimpi dari hampir 300 relawan, mengungkapkan bahwa mimpi dipengaruhi oleh sifat kepribadian, kebiasaan sehari-hari, dan bahkan kualitas tidur.
Para ilmuwan telah lama memperdebatkan mengapa sebagian orang memiliki mimpi yang jelas seperti film, sementara yang lain hanya mengalami fragmen yang samar. Sebuah studi skala besar terbaru yang menggunakan kecerdasan buatan (AI) membuktikan bahwa isi mimpi kita dapat diprediksi dengan akurasi tinggi. Studi yang diterbitkan di Communications Psychology ini melibatkan hampir 300 relawan yang mencatat jurnal harian tentang pikiran dan mimpi mereka. Jaringan saraf tiruan menganalisis ribuan teks untuk mengungkap pola tersembunyi. Ditemukan bahwa mimpi lebih aneh, intens secara emosional, dan interaktif secara sosial dibandingkan pikiran saat terjaga. Sifat kepribadian seperti kecenderungan berkhayal, minat pada mimpi, kualitas tidur, dan memori visual mempengaruhi ciri-ciri mimpi. Selama masa penguncian COVID-19, mimpi menunjukkan intensitas emosional yang meningkat dan tema pembatasan, dengan lebih banyak interaksi sosial sebagai kompensasi otak atas kurangnya kontak nyata. Pada tahun-tahun berikutnya, seiring menurunnya stres, mimpi menjadi kurang aneh dan lebih positif, mendukung teori bahwa mimpi membantu mengatur emosi.
Sumber: Hi-News.ru —
asli
