Perangkat Keras & InferensiBisnis & Pasar 🇷🇺 23.07.2026 23:47

Krisis Memori Akibat AI Booming Dirasakan Produsen Mobil: GM dan BYD Naikkan Harga

General MotorsGeneral Motors BYDBYD MicronMicron
Booming AI telah menyebabkan kekurangan chip memori yang kini berdampak pada produsen mobil. General Motors memperkirakan harga mobil naik 0,3%, sementara BYD menaikkan harga sistem bantuan pengemudi sebesar 20%. Pakar memperingatkan potensi penundaan pengiriman dan peningkatan biaya kendaraan.
Kelangkaan chip memori yang didorong oleh ledakan kecerdasan buatan kini telah mencapai industri otomotif. General Motors telah merevisi perkiraan sebelumnya dan kini memperkirakan harga mobil baru akan naik sebesar 0,3% tahun ini. CFO GM Paul Jacobson menyatakan bahwa biaya perusahaan meningkat sebesar $1,5-2 miliar, terutama karena meningkatnya biaya komponen otomotif, terutama chip memori. Raksasa otomotif China BYD telah menaikkan harga sistem bantuan pengemudi canggih sebesar 20%. Menurut Micron, mobil modern rata-rata menggunakan 90 gigabyte memori DRAM dan NAND, dan pada tahun 2026 volume ini akan tumbuh menjadi 278 gigabyte; model premium dapat mengonsumsi hingga 2 terabyte. Sistem infotainment membutuhkan 4 hingga 16 gigabyte, sistem ADAS membutuhkan 8 hingga 32 gigabyte, sistem terpusat membutuhkan 16 hingga 64 gigabyte, dan dengan hadirnya asisten AI, setidaknya diperlukan 256 gigabyte. Untuk kendaraan dengan otonomi Level 4, setidaknya diperlukan 300 gigabyte RAM. Produksi memori otomotif memakan waktu lebih lama karena kebutuhan sertifikasi, yang memperparah kelangkaan dan dapat menyebabkan penundaan pengiriman serta kenaikan harga lebih lanjut.
Sumber: 3DNews — asli
Postingan kami sebelumnya tentang topik ini ↓
Berita terbaru