Bisnis & PasarRiset 🇷🇺 28.07.2026 15:02

Jaringan saraf memecahkan logika pasar saham melalui laporan tekstual

OpenAIOpenAI AnthropicAnthropic Google/DeepMindGoogle/DeepMind
Peneliti dari University of Chicago menemukan bahwa model AI canggih dapat menjelaskan sekitar 17% fluktuasi harga saham pada hari laporan laba, jauh melampaui metode ekonomi tradisional yang paling banyak menjelaskan 5%. AI menganalisis teks tidak terstruktur dari perkiraan manajemen dan panggilan konferensi, mengungkapkan bahwa investor lebih bereaksi terhadap retorika yang menyertainya daripada angka keuangan itu sendiri.
Para peneliti dari University of Chicago Booth School of Business melakukan uji coba langsung terhadap tiga model AI canggih dengan menggunakan data dari hampir 2.000 laporan keuangan perusahaan nyata dari berbagai industri pada akhir tahun 2025. Model-model tersebut mampu menjelaskan sekitar 17% fluktuasi harga saham pada hari laporan laba, sementara metrik pasar tradisional—kejutan laba (earnings surprise)—secara historis hanya menjelaskan sebagian kecil. Bahkan mengintegrasikan pengetahuan akademis selama puluhan tahun hanya meningkatkan angka tersebut menjadi 8%. Jaringan saraf tiruan mengungguli model analitis manusia dengan menganalisis data teks tidak terstruktur secara komprehensif, termasuk perkiraan manajemen, komponen eksekutif puncak, dan fitur linguistik dari ucapan mereka selama panggilan konferensi investor. Sistem AI menemukan bahwa hasil keuangan yang kuat seringkali sudah diperhitungkan dalam harga, sehingga investor lebih bereaksi terhadap retorika yang menyertainya. Hasilnya disajikan dalam jurnal digital yang dapat dibaca manusia dengan penjelasan tekstual tentang anomali pasar, yang dapat membantu para ekonom merumuskan hipotesis baru tentang penentuan harga aset.
Sumber: Hightech.fm — asli
Postingan kami sebelumnya tentang topik ini ↓
Berita terbaru