Google Memperkenalkan ERA, Alat AI untuk Pengodean Ilmiah yang Dijelaskan di Nature
Google/DeepMind
Google telah meluncurkan Empirical Research Assistance (ERA), alat AI yang menggunakan Gemini untuk menulis dan mengoptimalkan kode ilmiah. Diterbitkan di Nature, ERA mencapai kinerja setingkat ahli di berbagai tolok ukur ilmiah dan mendukung prototipe Computational Discovery, yang kini diluncurkan melalui Google Labs.
Google Research mengumumkan Empirical Research Assistance (ERA), sebuah alat AI untuk pengkodean ilmiah tingkat ahli, yang dijelaskan dalam makalah yang diterbitkan di Nature. ERA menggunakan Gemini untuk menulis dan mengoptimalkan kode ilmiah, menangani pengujian dan penyempurnaan eksperimen komputasional secara iteratif. Dengan diberikan masalah ilmiah dan metrik keberhasilan, ERA mencari literatur, menulis kode, mengeksplorasi solusi, dan mengevaluasi hasil menggunakan pohon pencarian. Diuji pada tolok ukur di bidang genomik, kesehatan masyarakat, citra satelit, ilmu saraf, peramalan deret waktu, dan matematika, ERA mencapai kinerja tingkat ahli di semua bidang tersebut. ERA adalah salah satu sistem yang digunakan untuk membangun Computational Discovery, sebuah alat eksperimental baru yang diluncurkan melalui Gemini for Science. Google juga meluncurkan Hypothesis Generation, yang dibangun dengan AI Co-Scientist, juga diterbitkan di Nature hari ini.
Sumber: Google Research —
asli
