RisetAplikasi 🇺🇸 27.07.2026 16:03

Google DeepMind mempercepat penemuan mekanisme penyakit hati dengan AI Co-Scientist

Google/DeepMindGoogle/DeepMind
Co-Scientist milik Google DeepMind membantu para peneliti di University of Edinburgh mengungkap hubungan yang terlewatkan dalam penyakit hati. AI menghasilkan hipotesis tentang peran inflamasi NLRP3 dalam MASH, yang kemudian diverifikasi secara eksperimental.
Insinyur bio Filippo Menolascina di University of Edinburgh menggunakan Co-Scientist dari Google DeepMind untuk menelusuri literatur ilmiah guna menemukan hubungan yang terlewatkan pada steatohepatitis terkait disfungsi metabolik (MASH). MASH melibatkan proses yang saling terkait seperti peradangan hati dan metabolisme, sehingga obat yang menargetkan satu jalur saja tidak memadai. Co-Scientist mempersempit pencarian terapi kombinasi dengan mensintesis bukti dari biologi hati dan farmakologi. Dalam sebuah studi kasus penting, alat ini mengatasi mengapa obat resmetirom hanya bermanfaat bagi kelompok pasien yang sempit, dengan mengajukan hipotesis bahwa inflamasom NLRP3 menjadi penghubung antara peradangan dan metabolisme pada penyakit tersebut—sebuah hubungan yang belum pernah dirangkai sebelumnya. Hipotesis tersebut kemudian diverifikasi secara eksperimental, yang berpotensi memandu pengembangan terapi ganda yang tertarget.
Sumber: Google DeepMind — asli
Postingan kami sebelumnya tentang topik ini ↓
Berita terbaru