GenAI Transformasi Proses Bisnis: Bagaimana Perusahaan Menyebarkan AI Generatif dan Mengukur Dampak Inovasi
Just AI
VisionLabs
Perusahaan bergerak melampaui proyek percontohan untuk mengintegrasikan AI generatif ke dalam perekrutan, dukungan, penjualan, dan layanan internal. Pada konferensi Conversations 2026 oleh Just AI, bisnis berbagi bagaimana mereka memperluas AI, mengukur penghematan biaya, dan mengelola risiko.
Pada konferensi Conversations 2026 di St. Petersburg, para perwakilan dari perusahaan IT, bank, peritel, dan sektor lainnya membahas penskalaan kecerdasan buatan generatif. Kirill Petrov (Just AI) mencatat bahwa teknologi berkembang secara eksponensial, sementara organisasi berubah secara linear, menciptakan turbulensi. Perusahaan seperti X5, Severstal, dan Sovcombank mengintegrasikan AI ke dalam alur kerja sehari-hari, dengan Sovcombank melatih 90% karyawan dan mendaftarkan lebih dari 4.000 inisiatif AI. Nornickel melaporkan laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (EBITDA) riil dari AI, termasuk pengurangan biaya sebesar 20-25% dalam satu proyek percontohan. Penghargaan menyoroti proyek-proyek dari Avito (model A-Vibe dan A-Vision di semua lini bisnis), pengembang A101 (penaksir AI yang mempercepat perhitungan biaya hingga 60%), Severstal & Xenia AI (rekrutmen 40% lebih cepat), T-Bank (agen AI Afanasy yang menangani 60% panggilan dukungan dengan skor kualitas 98), VisionLabs (deteksi deepfake dengan akurasi lebih dari 99%), dan Beeline (agen AI otonom untuk peralatan telekomunikasi). Para ahli menekankan bahwa penskalaan memerlukan perubahan operasional, anggaran khusus, serta pemantauan berkelanjutan terhadap biaya, kualitas, dan dampak kesalahan.
Sumber: Rusbase (RB.RU) —
asli
