ModelAplikasi 🇺🇸 06.08.2026 20:02

DeepMind Mengklaim AI-nya Bisa Memprediksi Badai Lebih Awal dari Semua Orang Lain

Google/DeepMindGoogle/DeepMind Google DeepMindGoogle DeepMind Google ResearchGoogle Research
Google DeepMind dan Google Research telah mengembangkan model AI bernama WeatherNext yang dapat memprediksi badai dengan akurasi yang belum pernah terjadi sebelumnya, memberikan prakirawan waktu tambahan satu hari. Model ini, yang dirinci dalam makalah Nature, berhasil memprediksi pendaratan Badai Melissa di Jamaika lima hari sebelumnya sebagai badai Kategori 5. Para peneliti membuka sumber model tersebut untuk mendukung penelitian lebih lanjut.
Pada Oktober 2025, Badai Melissa terbentuk di atas Laut Karibia, dan model AI WeatherNext, yang dikembangkan oleh DeepMind dan Google Research milik Google, memprediksi lima hari sebelum mencapai daratan dengan tingkat keyakinan 80 persen bahwa badai tersebut akan menghantam Jamaika sebagai badai Kategori 5. Peringatan dini ini membantu masyarakat bersiap, karena badai tersebut menyebabkan banjir dan tanah longsor di seluruh Jamaika. Sebuah makalah yang diterbitkan di Nature menunjukkan bahwa WeatherNext dapat memprediksi siklon dengan akurasi yang belum pernah terjadi sebelumnya, memberikan peramal rata-rata waktu satu hari lebih awal daripada model yang ada. Model ini menggunakan data atmosfer beresolusi lebih rendah daripada model tradisional, namun kinerjanya lebih baik, mengejutkan para peneliti yang mengakui bahwa model ini adalah 'kotak hitam' tetapi memberikan sinyal bagi fisikawan. WeatherNext menghasilkan berbagai kemungkinan skenario untuk setiap badai, kini hingga 1.000 skenario per badai, membantu para peramal. Mike Brennan dari Pusat Badai Nasional Amerika Serikat menyebut model ini sebagai alat yang berharga tetapi menekankan bahwa model ini hanyalah salah satu dari banyak alat dan keahlian manusia tetap sangat penting. Google DeepMind telah membuka sumber model WeatherNext untuk memungkinkan peneliti meningkatkannya dan mendapatkan wawasan tentang perilaku siklon.
Sumber: Wired AI — asli
Postingan kami sebelumnya tentang topik ini ↓
Berita terbaru