Apollo Go Baidu Memimpin Taksi Robot Setir Kanan: Tanpa Pengemudi Pertama di Hong Kong, Tantang Waymo di London
Baidu
Waymo
Wayve
Apollo Go milik Baidu telah menerima persetujuan dari Departemen Transportasi Hong Kong untuk pengujian tanpa pengemudi sepenuhnya di Airport Island, menjadikannya uji jalan umum tanpa pengemudi pertama di Hong Kong dan yang pertama di dunia dalam sistem setir kanan dan lalu lintas kiri. Selain itu, Apollo Go telah bermitra dengan Uber dan Freenow milik Lyft untuk memulai uji jalan umum di London, menjadi satu-satunya perusahaan otonom China yang memasuki sistem uji taksi robot London. Ini menandai langkah bersejarah ke pasar setir kanan, bersaing langsung dengan Waymo.
Pada 23 Juli 2026, Departemen Transportasi Hong Kong menyetujui Apollo Go milik Baidu untuk melakukan pengujian tanpa pengemudi sepenuhnya di Pulau Bandara, dengan menghapus petugas keselamatan dari dalam kendaraan. Ini merupakan uji coba jalan raya pertama di Hong Kong untuk kendaraan otonom tanpa pengemudi sepenuhnya, dan uji coba tanpa pengemudi pertama di dunia dalam sistem lalu lintas setir kanan dan jalur kiri. Persetujuan ini diperoleh setelah persiapan hampir dua tahun, dimulai dengan izin uji coba kendaraan otonom pertama di Hong Kong pada akhir tahun 2024, diikuti dengan perluasan bertahap operasi multi-kendaraan, pengangkutan penumpang, perpanjangan rute, dan peningkatan kecepatan. Tak lama kemudian, Apollo Go mengumumkan kemitraan dengan Uber dan Freenow milik Lyft untuk memulai uji coba jalan raya di London, yang mencakup kondisi jalan campuran perkotaan dan pinggiran kota. Uji coba awal dilakukan di London Borough of Brent, dengan rencana untuk menawarkan layanan tanpa pengemudi kepada publik pada tahun 2027 setelah mendapatkan persetujuan regulasi. Apollo Go adalah satu-satunya perusahaan Robotaxi China yang masuk dalam daftar operator Robotaxi pra-komunikasi London, yang mencakup Wayve, Baidu, dan Waymo. Perkembangan ini memindahkan persaingan Robotaxi global dari pasar setir kiri (AS dan China) ke pasar setir kanan, yang mencakup lebih dari 70 negara dan 2 miliar orang. Adaptasi setir kanan tidak hanya melibatkan pembalikan posisi setir dan aturan lalu lintas, tetapi juga memerlukan pemahaman tentang kebiasaan mengemudi lokal, seperti arah bundaran, zona penjemputan, penggunaan jalur bus, dan prioritas di persimpangan. Lingkungan Hong Kong yang kompleks mencakup bus tingkat, minibus, taksi padat, jalan sempit, dan pengaturan lalu lintas manual. Pasar setir kanan bersifat terfragmentasi tetapi bernilai tinggi, termasuk Inggris, Jepang, Australia, dan Singapura. London dianggap sebagai medan pertempuran utama karena jaringan jalannya yang kompleks, regulasi ketat, dan potensi komersial yang tinggi. Waymo juga telah memulai uji coba otonom di London dengan pengemudi profesional, sementara masuknya Apollo Go ke London menciptakan perbandingan langsung antara dua sistem Robotaxi terkemuka. Baik Uber maupun Lyft memilih untuk bermitra dengan Apollo Go, yang menunjukkan validasi komersial yang kuat. Kemampuan Apollo Go untuk masuk ke dalam rencana global kedua platform menunjukkan bahwa ia menawarkan produk Robotaxi yang dapat diskalakan dengan kendaraan yang diproduksi massal dan kemampuan penyebaran lintas pasar.
Sumber: QbitAI 量子位 —
asli
