Prompt Engineering vs Loop Engineering vs Graph Engineering: Apa yang Berubah di Setiap Lapisan
Anthropic
LangChain
OpenAI
Artikel ini membedakan tiga lapisan rekayasa kecerdasan buatan: rekayasa prompt (mengontrol respons model tunggal), rekayasa loop (mengontrol siklus perilaku agen), dan rekayasa graph (mengatur banyak agen). Setiap lapisan dibangun di atas lapisan sebelumnya, dan pilihannya bergantung pada apakah manusia meninjau setiap keluaran, apakah kondisi berhenti dapat diotomatiskan, dan apakah tugas cocok untuk satu agen atau memerlukan cabang paralel.
Artikel tersebut menjelaskan bahwa rekayasa perintah (prompt engineering), rekayasa perulangan (loop engineering), dan rekayasa graf (graph engineering) bukanlah teknik yang saling bersaing, melainkan lapisan kendali yang bertumpuk. Rekayasa perintah menangani respons model tunggal dan mengasumsikan iterasi manusia. Rekayasa perulangan menambahkan siklus amati-tindak-verifikasi-pulihkan, yang membuat perilaku agen dapat diprogram. Rekayasa graf mengatur beberapa agen melalui dua graf simultan: graf organisasi yang stabil (siapa memiliki apa) dan graf kerja yang sementara (apa yang harus dilakukan sekarang). Artikel tersebut memberikan panduan untuk memilih lapisan: jika seseorang membaca setiap keluaran, perintah sudah cukup; jika "selesai" dapat diperiksa secara mekanis, perulangan dapat dibangun; jika cabang independen harus berjalan secara bersamaan, graf diperlukan. Poin-poin penting termasuk bahwa perulangan hanya sebaik kondisi penghentiannya, dan sebagian besar tugas tidak pernah memerlukan lapisan teratas.
Sumber: MarkTechPost —
asli
