Perusahaan IT Rusia ZeBrains Meluncurkan Platform Computer Vision ZeVision AI untuk Inspeksi Visual Otomatis
ZeBrains, perusahaan IT Rusia, telah memperkenalkan ZeVision, platform AI untuk computer vision yang mengotomatiskan inspeksi visual di bidang manufaktur, pergudangan, dan ritel. Platform ini mencapai akurasi pengenalan 99% dan mengurangi kesalahan perakitan hingga 98% dalam proyek-proyeknya.
Perusahaan IT Rusia ZeBrains telah meluncurkan ZeVision, platform AI untuk visi komputer yang dirancang untuk mengotomatisasi inspeksi visual di sektor manufaktur, gudang, dan ritel. Platform ini terdiri dari kerangka kerja modular yang dapat dikonfigurasi dan diperluas secara fleksibel: Recognition Engine untuk deteksi dan klasifikasi objek dua tahap, Dataset Framework untuk persiapan dataset yang cepat menggunakan gambar sintetis dan pelabelan otomatis, Camera & Equipment API untuk mengintegrasikan perangkat keras dan sistem perusahaan yang ada, modul Event & Alert untuk mengelola respons insiden, Data Storage untuk dasbor analitik, dan Administration Console untuk manajemen berbasis web. ZeVision menangani tiga area utama: kontrol kualitas, akuntansi, dan keselamatan, dengan aplikasi di berbagai industri seperti produksi konveyor, logistik, ritel, dan konstruksi. Platform ini telah digunakan dalam beberapa proyek: untuk operator logistik, ia mengidentifikasi kargo dengan label yang hilang dengan akurasi lebih dari 87% untuk barang berukuran besar; untuk pengecer besar, ia mengenali label saat penerimaan barang menggunakan OCR (Optical Character Recognition) dan VLM (Vision Language Model), mengurangi waktu verifikasi dari menit menjadi detik; untuk laboratorium medis, ia menentukan tingkat hemolisis darah dari foto tabung, mengurangi penolakan sampel hingga 70%; untuk produsen peralatan angkat, ia mengontrol kelengkapan perakitan dengan lebih dari 300 bagian, mengurangi kesalahan hingga 98%; dan untuk operator logistik kontainer, ia melacak posisi kontainer secara real-time. CEO Ramil Zayneyev mencatat bahwa platform ini dibangun sebagai konstruktor modular untuk memungkinkan peluncuran proyek dengan cepat tanpa menulis ulang sistem untuk setiap tugas baru.
Sumber: CNews —
asli
