Ecovacs Buka Sumber Robot AI Tertanamnya: Bukan Humanoid, Tapi Mengatasi Masalah Nyata
Ecovacs, perusahaan induk dari merek robot vakum Ecovacs, telah sepenuhnya membuka sumber robot AI tertanam yang disebut 'Bajie'. Berbeda dengan tren robot humanoid saat ini, Bajie adalah platform beroda dengan lengan enam sumbu yang dirancang untuk tugas rumah tangga praktis seperti merapikan mainan, mengatur sepatu, dan menangani pakaian. Perusahaan juga telah mendirikan 'Ruang Cerdas Sumber Terbuka Bajie' fisik di Suzhou, menawarkan akses gratis ke perangkat keras, perangkat lunak, dan kode sistem tingkat rendah bagi pengembang, mahasiswa, dan peneliti.
Ecovacs, yang dikenal dengan robot penyedot debu, telah membuka seluruh platform robot AI berwujudnya yang diberi nama 'Bajie'. Robot ini bukanlah humanoid; terdiri dari basis beroda yang senyap, lengan enam derajat kebebasan dengan jangkauan 800 mm, bodi yang dapat diatur ketinggiannya, dan dua SoC RK3588 yang mampu menjalankan large language model (LLM) berparameter 7 miliar secara lokal. Penawaran sumber terbuka mencakup perangkat keras (lengan, gripper, pembersih ultraviolet, baki), perangkat lunak (kode sumber sistem, agen AI OpenClaw dan Hermes), serta beberapa lapisan akses: perintah bahasa alami bagi non-pemrogram, software development kit (SDK) C++/Python bagi pengembang, Secure Shell (SSH)/serial/ROS2 bagi peneliti, dan basis yang dapat disesuaikan bagi perusahaan. Robot ini awalnya ditargetkan untuk pengguna awal penyedot debu Ecovacs, dengan tugas seperti menyimpan mainan, merapikan sepatu, membantu mencuci pakaian, dan membersihkan meja. Ketua Ecovacs, Qian Dongqi, menjelaskan keputusan untuk menghindari bentuk humanoid, mengutip masalah praktis seperti kebisingan dan keselamatan, dan menekankan pendekatan 'alat dulu'. Perusahaan percaya bahwa AI berwujud belum berada pada 'momen ChatGPT' dan kolaborasi terbuka diperlukan untuk memajukan persepsi dan adaptasi lingkungan dunia nyata.
Sumber: QbitAI 量子位 —
asli
