Klaim Layanan Pajak Rusia Gunakan AI, Tapi Justru Otomatisasi?
Seorang mantan karyawan Layanan Pajak Federal Rusia (FNS) membantah klaim resmi bahwa kecerdasan buatan digunakan secara aktif dalam kontrol pajak. Ia berpendapat bahwa sistem yang ada saat ini, seperti AIS Nalog-3, didasarkan pada aturan yang telah ditentukan sebelumnya dan otomatisasi, bukan AI. Penulis percaya integrasi AI yang sebenarnya tidak mungkin terjadi hingga sistem generasi berikutnya, Nalog-4.
Seorang mantan pegawai Layanan Pajak Federal Rusia, yang bekerja di sana selama 12 tahun hingga November 2022, mengklaim bahwa FNS tidak menggunakan kecerdasan buatan, bertentangan dengan pernyataan resmi. Ia mengutip pengumuman resmi terbaru, termasuk dari para kepala inspektorat regional, yang mempromosikan AI untuk menganalisis risiko, mendeteksi pemecahan bisnis, dan meramalkan model ekonomi. Namun, penulis menegaskan bahwa alat yang ada dalam sistem AIS Nalog-3 beroperasi berdasarkan aturan yang telah ditentukan, sebanding dengan makro Excel, dan hanya mengotomatiskan pemeriksaan silang data terstruktur. Ia menyebutkan ASK NDS-2, sebuah perangkat lunak yang mencocokkan deklarasi PPN dan faktur elektronik, yang menandai ketidaksesuaian untuk diselidiki oleh inspektur manusia. Penulis berpendapat bahwa meskipun sistem ini canggih dan memberikan inspektur lebih banyak data daripada sebelumnya, sistem ini bukan AI. Ia memperkirakan bahwa AI yang sejati hanya dapat diimplementasikan dengan kompleks perangkat lunak baru, Nalog-4, yang berpotensi mengubah ekonomi pengendalian pajak dengan memungkinkan setiap inspektur menangani lebih banyak kasus, yang secara khusus dapat memengaruhi bisnis kecil yang saat ini lolos dari pengawasan karena keterbatasan waktu inspektur.
Sumber: Habr — хаб ИИ —
asli
