Bisnis & PasarAplikasi 🇺🇸 13.08.2026 19:07

Microsoft Akan Menggabungkan Aplikasi Copilot dan Menghentikan Fitur AI yang Gagal

MicrosoftMicrosoft OpenAIOpenAI AnthropicAnthropic Google/DeepMindGoogle/DeepMind
Microsoft menggabungkan aplikasi Copilot untuk konsumen dan bisnis, mengakui bahwa strategi sebelumnya terlalu rumit. Perusahaan akan menghentikan beberapa fitur pada Agustus 2026, termasuk Group Chats, podcast AI, Copilot Labs, dan Deep Research, sebagai bagian dari tren konsolidasi aplikasi AI yang lebih luas.
Microsoft, yang dua tahun lalu menyebut AI sebagai 'pergeseran generasional', kini menggabungkan aplikasi Copilot konsumen dan aplikasi Microsoft 365 Copilot yang berorientasi bisnis. Langkah ini mencerminkan bahwa penggunaan AI personal dan profesional sering kali tumpang tindih, dan strategi Microsoft sebelumnya membuat Copilot kurang kompetitif melawan pesaing seperti ChatGPT, Claude, dan Gemini. Ini menyusul konsolidasi serupa di seluruh industri, seperti Claude yang menggabungkan Cowork ke dalam Chat, OpenAI yang mengintegrasikan Operator ke dalam ChatGPT, dan Google yang menambahkan riset mendalam serta penjelajahan web ke Gemini. Pada 18 Agustus 2026, konsumen akan kehilangan akses ke Grup Chat, podcast yang dihasilkan AI, fitur eksperimental Copilot Labs, dan Riset Mendalam, meskipun pengguna profesional mungkin mendapatkan penggantinya melalui Researcher. Microsoft juga akan menghapus Mico, karakter animasi untuk Copilot, dan memperingatkan bahwa fitur lain mungkin untuk sementara hilang; file dari aplikasi mandiri akan dimigrasikan ke OneDrive. Perusahaan mengatakan tujuannya adalah 'pengalaman yang lebih sederhana dan lebih kohesif', mengakui bahwa Copilot telah kehilangan arah setelah memo internal mencatat bahwa ia perlu 'membuktikan haknya untuk ada'.
Sumber: TechCrunch AI — asli
Postingan kami sebelumnya tentang topik ini ↓
Berita terbaru