Mengapa Bank Membutuhkan Kepala Ilmuwan?
Capital One
Google/DeepMind
NVIDIA
DeepMind
IBM
Microsoft
Intel Corporation
Samsung
Kepala Ilmuwan Capital One, Prem Natarajan, menjelaskan bahwa bank memandang AI sebagai disiplin ilmu, bukan sekadar teknologi yang diterapkan. Infrastruktur cloud-first bank, fokus pada masalah pelanggan, serta riset tentang AI agentik dan penalaran domain-spesifik memungkinkan mereka menyelesaikan tantangan kompleks seperti deteksi penipuan dan layanan keuangan yang dipersonalisasi.
Kepala Ilmuwan Capital One, Prem Natarajan, yang sebelumnya merupakan pemimpin AI Amazon Alexa, berpendapat bahwa kemajuan AI beralih dari platform teknologi besar ke sektor vertikal seperti keuangan. Bank ini memperlakukan AI sebagai disiplin ilmiah, membangun organisasi riset untuk memecahkan masalah nyata pelanggan. Infrastruktur berbasis cloud-nya mendukung eksperimen skala besar. Capital One meluncurkan alat pembelian mobil berbasis AI secara sepenuhnya agen dan sedang meneliti sistem penalaran multi-agen, tantangan tokenisasi, serta kemitraan dengan universitas. Evident AI menempatkan Capital One sebagai bank terdepan dalam bakat AI selama tiga tahun berturut-turut, dan IFI Insights mengakuinya sebagai satu-satunya lembaga keuangan di antara pemimpin paten AS teratas dalam AI agen dan generatif pada tahun 2025.
Sumber: IEEE Spectrum AI —
asli
