Kebisingan kuantum secara tak terduga meningkatkan performa jaringan saraf dalam eksperimen di tiga platform
IBM
Para peneliti dari Joint Quantum Institute menjalankan jaringan saraf yang sama pada tiga komputer kuantum berbeda dan menemukan bahwa kebisingan serta kesalahan acak membantu jaringan tersebut mengenali angka tulisan tangan dengan lebih baik. Studi ini diterbitkan di Physical Review Letters.
Para ilmuwan dari Joint Quantum Institute menguji jaringan saraf untuk pengenalan digit tulisan tangan pada tiga platform kuantum: komputer superkonduktor IBM dan dua perangkap ion yang dikendalikan oleh gelombang mikro atau laser. Mereka sengaja menambahkan keacakan melalui pengukuran kuantum selama operasi jaringan, memanfaatkan ketidakpastian yang melekat pada superposisi kuantum. Pada ketiga platform, dosis sedang dari derau kuantum meningkatkan akurasi, sementara terlalu banyak justru menurunkannya. Untuk gambar tertentu yang secara konsisten salah diidentifikasi oleh jaringan, menambahkan jumlah keacakan yang tepat menghasilkan pengenalan yang benar hampir selalu pada perangkap ion dan sekitar 90% pada mesin IBM. Para peneliti menemukan bahwa perangkat keras kuantum nyata mengungguli simulasi, mengaitkan hal ini dengan derau perangkat keras tambahan yang bermanfaat. Mereka berencana untuk memperkenalkan keterikatan kuantum ke dalam jaringan selanjutnya.
Sumber: Hightech.fm —
asli
