Permintaan Komputasi Melonjak 10x dalam Dua Tahun: Robot Melahap Komputasi untuk Masuk ke Dunia Fisik
Alibaba/Qwen
NVIDIA
Kecerdasan embodied mendorong lonjakan besar dalam permintaan komputasi, tumbuh 5-10 kali lipat dalam dua tahun. Untuk menyederhanakan R&D robotika, cloud workstation Wuying Lingou dari Alibaba Cloud diadopsi, menawarkan lingkungan terstandarisasi, sumber daya GPU elastis, dan streaming 3D berkinerja tinggi. Kolaborasi dengan perusahaan robotika LimX Dynamics menyoroti pergeseran dari pembelian perangkat keras ke komputasi sesuai permintaan, mengurangi biaya dan waktu penerapan.
Artikel ini membahas tentang pengembangan robot, terutama untuk AI berwujud (embodied AI), yang kini mengonsumsi komputasi secara eksponensial lebih besar, dengan permintaan yang tumbuh 5-10 kali lipat dalam dua tahun. Untuk mengatasi tantangan pengaturan lingkungan, kelangkaan GPU, dan pemborosan sumber daya, platform Wuying Lingou dari Alibaba Cloud menyediakan workstation berbasis cloud dengan image industri yang sudah dikemas sebelumnya, penskalaan GPU elastis, serta streaming 3D yang dioptimalkan melalui protokol ASP. Pendekatan ini mengurangi waktu penerapan hingga 80% dan biaya hingga setengahnya, dibandingkan dengan pengaturan on-premise tradisional. LimX Dynamics, sebuah perusahaan robotika, menggunakan platform ini untuk hackathon dan pengembangan harian mereka, menyoroti manfaat seperti penyediaan lingkungan yang lebih cepat, kinerja yang stabil, dan penggunaan bandwidth yang lebih rendah. Artikel ini juga mencatat bahwa LimX Dynamics telah membuka sumber (open-source) FluxVLA Engine, sebuah fondasi rekayasa AI berwujud yang terstandarisasi, untuk menurunkan hambatan bagi pengembang lain. Tren ini bergerak menuju perlakuan infrastruktur cloud sebagai utilitas, memungkinkan perusahaan robotika untuk fokus pada inovasi daripada mengelola perangkat keras.
Sumber: QbitAI 量子位 —
asli
