Obrolan Santai dengan Tim Claude Code: Claude Tag, Fable, dan Perubahan dalam Rekayasa Perangkat Lunak
Anthropic
Dalam obrolan santai di AI Engineer World’s Fair, Cat Wu dan Thariq Shihipar dari tim Claude Code milik Anthropic membahas bagaimana Claude Tag, integrasi Slack multipemain, kini menangani 65% PR (pull request) rekayasa produk secara internal. Mereka menyoroti pergeseran dari spesifikasi detail ke prototipe cepat, nilai dari penulisan ulang dengan rangkaian pengujian yang baik, dan bagaimana dogfooding (penggunaan produk sendiri) mendorong keputusan fitur. Fable 5 disebut mampu menyelesaikan fitur dalam sekali jalan dan mengedit video.
Simon Willison menjadi pembawa acara diskusi santai di AI Engineer World’s Fair bersama Cat Wu dan Thariq Shihipar dari tim Claude Code milik Anthropic. Mereka membahas Claude Code, Claude Tag, Fable, keamanan coding agent, evaluasi, desain alat, dan bagaimana Anthropic menggunakan alat-alat ini secara internal. Claude Tag, sebuah integrasi Slack, berhasil menyumbang 65% pull request dari tim product engineering. Cat mencatat bahwa keterampilan teknik sedang bergeser: selera produk dan pemahaman bisnis kini lebih berharga daripada sekadar eksekusi murni, karena ide dapat dibangun dalam seminggu, bukan enam bulan. Thariq berpendapat bahwa penulisan ulang kini sudah baik, asalkan ada test suite yang memadai, dan menyebutkan bahwa Anthropic secara internal mengirimkan Claude Code pada Bun-in-Rust. Claude Tag bersifat proaktif, multipemain, dan menyimpan memori tim; alat ini juga digunakan oleh non-insinyur untuk pencarian dan metrik. Anthropic melakukan dogfooding fitur secara internal, menggunakan retensi pengguna sebagai metrik untuk memutuskan fitur apa yang akan dirilis. Fable 5 dapat menghasilkan fitur sekaligus dan mengedit video; prompt sistem Claude Code dikurangi 80% karena menambahkan contoh bukan lagi praktik terbaik.
Sumber: Simon Willison —
asli
