RisetAplikasi 🇺🇸 11.08.2026 08:03

AI WeatherNext dari DeepMind Memprediksi Badai Sehari Lebih Awal

Google/DeepMindGoogle/DeepMind DeepMindDeepMind
Model AI WeatherNext dari Google DeepMind memprediksi pendaratan Badai Melissa di Jamaika dengan keyakinan 80% lima hari sebelumnya, memberikan peramal waktu persiapan satu hari ekstra. Sebuah makalah di Nature menunjukkan bahwa model ini mengungguli model yang ada dalam akurasi siklon.
Pada Oktober 2025, badai di atas Laut Karibia dilacak oleh WeatherNext, sebuah model AI dari DeepMind dan Google Research milik Google. Model tersebut memprediksi dengan keyakinan 80%, lima hari sebelum daratan, bahwa badai tersebut akan menghantam Jamaika sebagai badai Kategori 5. Badai Melissa menyebabkan banjir dan tanah longsor yang dahsyat, tetapi peringatan dini membantu masyarakat untuk bersiap. Sebuah makalah di Nature menunjukkan bahwa WeatherNext memprediksi siklon dengan akurasi yang belum pernah ada sebelumnya, memberikan peramal waktu persiapan ekstra satu hari rata-rata: prakiraan tiga harinya seakurat prakiraan dua hari dari model sebelumnya. Mike Brennan, direktur Pusat Badai Nasional AS, menekankan bahwa bahkan hitungan jam pun penting untuk evakuasi dan penempatan sumber daya. Para peneliti melatih model tersebut dengan data cuaca yang luas, bukan hanya kejadian siklon yang langka, untuk menangani kondisi ekstrem.
Sumber: Ars Technica — asli
Postingan kami sebelumnya tentang topik ini ↓
Berita terbaru