Perangkat Keras & InferensiBisnis & Pasar 🇷🇺 03.08.2026 21:01

CXMT berencana membangun pabrik chip memori kedua di Beijing saat China meningkatkan infrastruktur AI

Produsen chip memori terbesar di China, CXMT, sedang dalam pembicaraan untuk membangun pabrik kedua di Beijing, mencari pendanaan minimal 60 juta yuan. Ekspansi ini bertujuan untuk menggandakan kapasitas produksi menjadi lebih dari 600.000 wafer per bulan di tengah kelangkaan chip global yang didorong oleh investasi AI.
CXMT, produsen chip memori terbesar di China, sedang mempertimbangkan untuk membangun pabrik chip memori kedua di Beijing dan sedang dalam pembicaraan dengan pusat manufaktur teknologi yang didukung pemerintah setempat untuk pendanaan. Langkah ini mencerminkan ambisi CXMT untuk meningkatkan produksi di tengah kelangkaan chip global yang disebabkan oleh investasi infrastruktur AI. Bulan lalu, CXMT menggelar penawaran umum perdana (IPO) yang mengumpulkan dana sebesar 8,6 miliar dolar AS, menjadi pencatatan saham semikonduktor terbesar di China daratan. Perusahaan ini juga sedang membangun pabrik baru di Shanghai dan Hefei serta bernegosiasi dengan kota-kota lain. Proyek-proyek ini, jika beroperasi penuh, dapat menggandakan total kapasitas produksi menjadi lebih dari 600.000 wafer per bulan. Pabrik wafer 12 inci yang baru direncanakan berlokasi di Yizhuang, sekitar 20 km tenggara pusat Beijing, tempat CXMT sudah mengoperasikan pabrik DRAM. CXMT meminta setidaknya 60 juta yuan (setara 8,9 juta dolar AS) dari Badan Pengelola Zona Pengembangan Ekonomi-Teknologi Beijing. Negosiasi masih berada pada tahap awal, dan besaran serta struktur paket pendanaan dapat berubah. Kapasitas yang direncanakan dan total investasi belum diketahui, tetapi membangun pabrik yang mampu memproduksi chip DRAM canggih biasanya membutuhkan biaya lebih dari 10 miliar dolar AS. Setelah pembicaraan dimulai, saham CXMT naik 13%. Meskipun CXMT adalah produsen DRAM terbesar keempat di dunia, perusahaan ini masih tertinggal jauh dari Samsung Electronics, SK Hynix, dan Micron, yang bersama-sama menguasai hampir 90% pasar global. Di China, dominasi CXMT yang semakin kuat memungkinkan mereka menaikkan harga untuk pelanggan seperti Huawei. CXMT telah menjadi pilar strategis dalam dorongan Beijing untuk mencapai kemandirian industri chip dan mempersempit kesenjangan dengan Amerika Serikat dalam teknologi strategis seperti AI. Pertumbuhan perusahaan ini terkait dengan 'model Hefei' yaitu pendanaan negara untuk perusahaan teknologi strategis. Pabrik CXMT di Beijing diluncurkan pada tahun 2020 dengan pendanaan dari unit investasi negara zona pengembangan Yizhuang dan anak perusahaannya, Beijing E-Town Technology. Zona pengembangan Beijing menjadi tuan rumah bagi perusahaan teknologi dan semikonduktor termasuk SMIC, Naura Technology, dan Xiaomi.
Sumber: 3DNews — asli
Postingan kami sebelumnya tentang topik ini ↓
Berita terbaru