ModelSumber Terbuka 🇨🇳 29.07.2026 06:02

Alaya Token Mengadaptasi Kimi K3: Model Open-Source 3 Triliun Parameter Pertama di Dunia Hadir di Token Factory

Moonshot AIMoonshot AI DeepSeekDeepSeek
Platform Alaya Token dari Jiuzhang Yunji telah menyelesaikan adaptasi mendalam dan penerapan produksi model Kimi K3, model open-source besar pertama di dunia dengan 3 triliun parameter. Langkah ini memperluas matriks multi-model Alaya Token, yang sudah mencakup GLM-5.2 dan DeepSeek-V4 Flash, menawarkan layanan berbasis token yang terpadu bagi perusahaan.
Alaya Token milik Jiuzhang Yunji DataCanvas, sebuah platform pengiriman berskala token profesional, telah menyelesaikan adaptasi mendalam dan penerapan tingkat produksi untuk model Kimi K3. Langkah ini menandai tonggak penting dalam strategi 'AI Factory' perusahaan, setelah sebelumnya mengintegrasikan GLM-5.2 dan DeepSeek-V4 Flash. Kimi K3 merupakan model besar open-source pertama di dunia dengan 3 triliun parameter, menggunakan arsitektur KDA (Kimi Delta Attention) mixed linear attention yang dikembangkan sendiri serta arsitektur attention residual, dengan desain Mixture of Experts (MoE) berparameter 2,8 triliun yang mendukung pemahaman visual native dan jendela konteks hingga 1 juta token. Model ini memimpin di antara model open-source dalam berbagai benchmark pemrograman, agen, dan penalaran kompleks, dengan skor 1679 pada Frontend Code Arena dan 76,8% pada SWE-bench Verified. Nilai inti dari Alaya Token terletak pada ekosistem 'agregasi tanpa penguncian' (aggregate but not lock), yang memungkinkan perusahaan beralih antar model hanya dengan satu kunci akses. Untuk Kimi K3, tim teknik melakukan optimasi pada operator tingkat rendah serta penjadwalan dinamis KV-cache guna mendukung inferensi konteks panjang. Alaya Token melayani berbagai skenario ToB (business-to-business) bernilai tinggi, seperti pengendalian risiko keuangan, inspeksi kualitas industri, dan pembuatan kode program.
Sumber: QbitAI 量子位 — asli
Postingan kami sebelumnya tentang topik ini ↓
Berita terbaru