RisetModel 🇷🇺 14.08.2026 21:02

Ahli Bedah Saraf Membuktikan Dugaan yang Membingungkan Matematikawan Selama 22 Tahun dengan Proses GPT-5.6 Selama 16 Jam

OpenAIOpenAI
Seorang ahli bedah saraf, Dr. Shanmu Jin, membuktikan dugaan Crouzeix, sebuah masalah lama dalam analisis matriks, dan dibantu oleh proses otonom OpenAI GPT-5.6 Sol selama 16 jam. Buktinya diverifikasi oleh beberapa matematikawan, termasuk penulis dugaan tersebut, dan bukti independen kedua muncul beberapa hari kemudian. Ini menandai tonggak sejarah: kontribusi matematika besar oleh seorang amatir yang dipasangkan dengan model AI.
Matematikawan Alex Townsend telah meminta ChatGPT untuk membuktikan konjektur Crouzeix selama hampir setahun, tetapi model tersebut secara konsisten memberikan bukti yang salah atau tidak lengkap. Pada 30 Juli 2026, ChatGPT mengembalikan tautan ke pracetak yang diunggah tiga hari sebelumnya, yang mengklaim sebuah solusi. Townsend dan rekannya Anna Greenbaum membacanya dengan skeptis dan segera menyadari bahwa itu asli. Penulisnya, Dr. Shanmu Jin, adalah residen bedah saraf dan pascadoktoral, bukan matematikawan profesional. Ia menjadi tertarik pada konjektur Crouzeix saat bekerja pada ultrasonografi transkranial, dan merumuskan strategi pembuktian dalam sesi otonom selama 16 jam dengan GPT-5.6 Sol di ChatGPT Work, tanpa akses internet. Model tersebut menggunakan portofolio strategi yang beragam, audit adversarial, dan eliminasi berbasis contoh tandingan, seperti yang diminta oleh Jin. Bukti tersebut secara independen diperiksa oleh Townsend, Greenbaum, dan Michel Crouzeix, dan kemudian diperkuat oleh bukti kedua yang berbeda oleh matematikawan Emil Lorist dan Felix Schwenninger, yang juga menggunakan ChatGPT 5.6 Pro. Kasus ini menyoroti perubahan paradigma dalam penemuan matematika dan memunculkan pertanyaan tentang keberlanjutan peninjauan sejawat.
Sumber: Habr — хаб ИИ — asli
Postingan kami sebelumnya tentang topik ini ↓
Berita terbaru