RisetRegulasi 🇨🇳 27.07.2026 13:04

Terence Tao di Upacara Medali Fields: Matematika Hadapi Krisis Abad

Terence Tao (person)Terence Tao (person)
Peraih Medali Fields 2006, Terence Tao, memperingatkan di ICM tentang 'krisis seabad' dalam matematika yang disebabkan oleh kebangkitan kecerdasan buatan. Ia mengajukan hipotesis kerja bahwa AI akan segera mampu memecahkan masalah penelitian pada level matematikawan profesional dan menganalisis bagaimana hal ini akan mengubah tujuan dan nilai matematika. Tao menyerukan diskusi terbuka dan peninjauan sistem evaluasi hasil ilmiah.
Pada Kongres Internasional Matematikawan (ICM) 2026, tepat setelah pengumuman peraih Medali Fields 2026 Wang Hong dan Deng Yu, Terence Tao, yang menerima penghargaan yang sama pada tahun 2006, menyampaikan pidato berjudul "Matematika di Era AI." Alih-alih membahas apakah AI dapat menangani matematika, Tao mengajukan hipotesis kerja: asumsikan bahwa AI akan segera mampu memecahkan sebagian besar masalah penelitian dengan biaya yang wajar. Mengacu pada tolok ukur independen First Proof, di mana sistem AI memecahkan 7 dari 10 masalah pada tingkat yang dapat dipublikasikan, ia menekankan bahwa ini memungkinkan pergeseran diskusi ke ranah nilai. Tao mengutip hukum Goodhart: ketika suatu metrik menjadi target, metrik tersebut tidak lagi menjadi metrik yang baik. Ia menunjukkan bagaimana evolusi tujuan dalam penelitian matematika (pemecahan masalah, verifikasi, eksposisi yang jelas, penerimaan komunitas, kanonisasi) akan menyebabkan "ketidakcernaan bukti"—sebuah transisi dari era kelangkaan bukti ke era kelimpahan bukti. Tao menyerukan pengurangan bobot "solusi pertama" dan peningkatan pentingnya tahap "pencernaan": eksposisi, publikasi, dan kanonisasi. Ia mendukung Deklarasi Leiden tentang AI dan Matematika, yang mewajibkan pengungkapan penggunaan AI, dengan penulis bertanggung jawab penuh atas kebenaran. Aturan ketat Tao: jika seorang penulis tidak dapat menyajikan karya secara lisan dengan jelas dan ahli, karya tersebut tidak boleh dipublikasikan. Tao sendiri mengakui menggunakan AI untuk menyiapkan slide dan menyerukan dialog terbuka dalam komunitas.
Sumber: QbitAI 量子位 — asli
Postingan kami sebelumnya tentang topik ini ↓
Berita terbaru