RegulasiGenerasi Media 🇩🇪 01.08.2026 20:02

Setelah Kemenangan atas OpenAI, GEMA Menggugat Generator Musik AI Suno di Pengadilan

Suno Inc.Suno Inc.
Lembaga hak musik Jerman, GEMA, telah memenangkan kasus pengadilan terhadap generator musik AI, Suno. Pengadilan Regional Munich memutuskan bahwa Suno harus berhenti memperbanyak karya musik yang dilindungi tanpa izin. Suno berencana untuk meninjau opsi hukumnya.
Setelah berhasil memenangkan gugatan terhadap OpenAI pada November 2025, GEMA kini membawa perusahaan AI asal AS, Suno, ke pengadilan. Pengadilan Regional Munich I memutuskan pada 31 Juli 2026 bahwa Suno telah memperbanyak karya musik yang dilindungi tanpa izin untuk generator musik berbasis AI-nya. Larangan tersebut mencakup enam karya musik, termasuk "Atemlos", "Big in Japan", dan "Daddy Cool", dan juga berlaku untuk penggunaan karya-karya tersebut dalam pelatihan AI. Suno membantah bahwa karya-karya tersebut tersimpan dalam model AI-nya, dengan alasan bahwa model seperti itu berisi parameter matematis yang berasal dari kumpulan data besar selama pelatihan. Perusahaan itu juga mengutip doktrin Fair Use AS dan menantang yurisdiksi pengadilan Jerman. GEMA telah menguji generator Suno dengan hanya memberikan teks, judul, dan gaya dari enam lagu tersebut tanpa menyebutkan melodi atau aransemen, dan mengklaim bahwa hasil yang dihasilkan AI sangat mirip dengan aslinya. Putusan ini belum final, dan jumlah ganti rugi yang harus dibayarkan kepada GEMA belum ditentukan. Suno bermaksud untuk mempertimbangkan opsi-opsinya, termasuk banding. Para pengamat melihat keputusan ini memiliki efek sinyal, karena pemegang hak lainnya seperti Universal dan Sony dapat menggunakannya dalam gugatan mereka terhadap Suno. Warner Music mencapai kesepakatan lisensi dengan Suno pada akhir tahun 2025.
Sumber: t3n — asli
Postingan kami sebelumnya tentang topik ini ↓
Berita terbaru