Pusat AI Universitas Pertama di Indonesia Diluncurkan oleh UGM, Indosat, dan NVIDIA
NVIDIA
NVIDIA, Indosat, dan Universitas Gadjah Mada (UGM) meluncurkan pusat teknologi AI berbasis universitas pertama di Indonesia, yaitu UGM Indosat NVIDIA AI Technology Center (NVAITC), di Yogyakarta. Pusat ini, didirikan di bawah inisiatif Pusat Keunggulan AI Indonesia, akan memberikan akses kepada peneliti dan mahasiswa untuk komputasi dipercepat kelas enterprise, perangkat lunak AI, dan model terbuka NVIDIA Nemotron. Tiga proyek awal fokus pada layanan kesehatan (skrining tuberkulosis), pertanian, dan respons bencana alam.
Pusat Teknologi AI UGM Indosat NVIDIA (NVAITC) diluncurkan di Yogyakarta oleh Kementerian Komunikasi dan Digital Indonesia, Indosat Ooredoo Hutchison, NVIDIA, dan Universitas Gadjah Mada. Ini merupakan pusat teknologi AI berbasis universitas pertama di negara ini, didirikan di bawah inisiatif Pusat Keunggulan AI Indonesia. Pusat ini akan didukung oleh platform AI full-stack NVIDIA dan platform GPU-as-a-service berdaulat milik Indosat, GPU Merdeka, memberikan akses bagi para peneliti dan mahasiswa ke komputasi berperforma tinggi, perangkat lunak AI, sumber terbuka, model terlatih, dan kerangka kerja pengembangan. Marc Hamilton dari NVIDIA menekankan komitmen perusahaan untuk menyediakan model terbuka NVIDIA Nemotron bagi para talenta Indonesia. Tiga proyek awal difokuskan pada tantangan Indonesia: eNose-TB menggunakan AI untuk skrining tuberkulosis dengan menganalisis sampel napas, SmartAgri menerapkan AI multimodal dan komputasi tepi untuk pertanian presisi, dan Tech4Disaster membangun platform AI geospasial menggunakan komputasi berperforma tinggi untuk meningkatkan respons bencana. Indonesia melihat ini sebagai langkah menuju kedaulatan AI dan pertumbuhan ekonomi.
Sumber: NVIDIA blog —
asli
