Bisnis & PasarPerangkat Keras & Inferensi 🇷🇺 14.08.2026 10:03

Pencurian Kargo AI Melonjak di AS: Pencuri Menargetkan Peralatan Pusat Data

DeepcoolDeepcool CelesticaCelestica
Pencuri kargo AS semakin menargetkan peralatan untuk pusat data AI, dari sakelar server hingga sistem pendingin, menggunakan metode canggih seperti kecelakaan yang direncanakan dan manipulasi GPS. Meskipun jumlah pencurian turun 26% kuartal lalu, nilai barang curian meningkat lebih dari dua kali lipat, dengan perampokan terakhir termasuk jutaan peralatan jaringan dan sistem pendingin.
Kelompok kejahatan terorganisir di AS kini mencuri peralatan yang ditujukan untuk pusat data kecerdasan buatan (AI), termasuk switch server dan sistem pendingin. Mereka menggunakan taktik rumit seperti merekayasa kecelakaan, menyamar sebagai pengangkut resmi, dan memanipulasi sinyal GPS. Dalam satu kasus di California, orang tak dikenal menyebabkan tabrakan dengan kendaraan pengawal truk; setelah pengawal meninggalkan rute, truk tidak pernah mencapai tujuan, dan baik pengemudi maupun peralatannya tidak ditemukan. Kejahatan ini terjadi saat AS dengan cepat membangun pusat data AI yang membutuhkan akselerator, server, switch, peralatan optik, dan komponen pendingin yang mahal, semuanya dikirim melalui logistik standar dengan keamanan yang tidak memadai. Meskipun pencurian kargo turun 26% pada kuartal terakhir, nilai barang curian meningkat lebih dari dua kali lipat. Pada bulan April, 34.560 kabel optik dan 96 switch jaringan dicuri saat diangkut dari Mississippi ke Texas, dengan sebagian ditemukan kembali. Di California Selatan, kargo yang diduga curian senilai $4 juta, termasuk sistem pendingin AI Deepcool, disita, dan satu orang ditangkap. Pada bulan Juni, polisi California menyita barang senilai lebih dari $2,2 juta, termasuk delapan palet switch server Celestica yang dibuat untuk Meta, senilai $550.000. Pada hari yang sama, sebuah trailer di Chicago ditemukan berisi peralatan senilai $1 juta yang ditujukan untuk pusat data. Para penjahat juga menggunakan phishing untuk mengakses email perusahaan transportasi, menyamar sebagai perwakilan mereka, atau membeli ID pengangkut secara ilegal, sehingga pengirim barang menyerahkan barang secara sukarela. Kamera pelat nomor Flock membantu mengidentifikasi individu yang mengawasi fasilitas, dan sebuah perusahaan mulai memindai SIM untuk mendeteksi yang palsu.
Sumber: 3DNews — asli
Postingan kami sebelumnya tentang topik ini ↓
Berita terbaru