Pasar AI Rusia Melampaui 316 Miliar Rubel saat Mulai Berakselerasi
Pasar AI Rusia tumbuh 29,7% pada tahun 2025, mencapai 316,1 miliar rubel, dua kali lipat sejak tahun 2023. Analis dari AIANA memperkirakan pasar ini bisa tumbuh hingga 830 miliar rubel pada tahun 2030 dalam skenario dasar, tetapi mereka mencatat bahwa faktor geopolitik kemungkinan akan mencegah Rusia meraih pangsa signifikan di pasar AI global.
Menurut laporan CNews dan surat kabar Kommersant, pasar kecerdasan buatan (AI) Rusia tumbuh sebesar 29,7% pada tahun 2025 dan mencapai 316,1 miliar rubel, dua kali lipat sejak tahun 2023. Segmen terbesar berdasarkan pendapatan adalah perangkat keras AI, yang menyumbang 31,1% dari pasar, sementara sektor B2B (business-to-business) menjadi konsumen utama dengan 71,9% pendapatan. Badan analitik AIANA memperkirakan bahwa dalam skenario dasar pasar akan tumbuh menjadi 830 miliar rubel pada tahun 2030, dalam skenario optimistis menjadi 1,12 triliun rubel, dan dalam skenario konservatif menjadi 582 miliar rubel. Skenario konservatif mengasumsikan suku bunga acuan yang lebih tinggi, peningkatan sanksi, dan terbatasnya akses ke sumber daya komputasi asing, yang akan menaikkan biaya dan memperlambat adopsi. Para ahli juga mencatat pergeseran dari pengembangan model AI ke solusi AI terapan seperti agen AI dan karyawan virtual, namun kendala utamanya adalah kekurangan keterampilan TI, terbatasnya akses ke infrastruktur komputasi, dan pasar modal ventura yang kecil dibandingkan dengan Amerika Serikat. Analis industri percaya bahwa pasar AI Rusia tidak mungkin meraih pangsa global yang signifikan dalam waktu dekat karena faktor geopolitik, tetapi dapat menjadi sepenuhnya berdaulat dan signifikan dalam solusi AI industri dan korporat utama secara lokal.
Sumber: CNews —
asli
