Bisnis & Pasar 🇺🇸 09.08.2026 13:02

Miliarder AI Berjanji untuk Menyumbangkan Kekayaan Mereka

Google DeepMindGoogle DeepMind MicrosoftMicrosoft LovableLovable OpenAIOpenAI AnthropicAnthropic
Pendiri AI termasuk David Silver dari Ineffable Intelligence berjanji untuk menyumbangkan hasil perusahaan mereka untuk amal. Nilai janji yang dicatat oleh Founders Pledge melonjak dari $400 juta pada 2023 menjadi $4 miliar tahun ini, dengan industri AI menyumbang sepertiga dari total. Kritikus mempertanyakan apakah filantropi adalah cara yang tepat untuk mendistribusikan kembali kekayaan dan apakah janji semacam itu dapat membenarkan akselerasionisme yang sembrono.
David Silver, pendiri lab AI Ineffable Intelligence dan mantan peneliti Google DeepMind yang memimpin pengembangan AlphaGo, telah berjanji untuk menyumbangkan semua uang dari penjualan perusahaannya di masa depan untuk amal. Ia mengumpulkan dana sebesar $1,1 miliar dengan valuasi $5,1 miliar, yang dilaporkan sebagai putaran pendanaan awal terbesar di Eropa. Silver meresmikan komitmennya melalui Founders Pledge, sebuah organisasi nirlaba yang mewajibkan kontrak mengikat, berbeda dengan Giving Pledge. Nilai janji yang dicatat oleh Founders Pledge melonjak dari $400 juta pada tahun 2023 menjadi $4 miliar tahun ini, dengan AI menyumbang sepertiga dari total tersebut. Pendiri AI lainnya seperti Mustafa Suleyman, CEO AI di Microsoft, dan Anton Osika dari Lovable telah membuat janji serupa. Kritikus seperti Linsey McGoey berpendapat bahwa filantropi dapat melanggengkan ketidaksetaraan dan bahwa para donor dapat memajukan kepentingan politik. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengakui adanya masalah dengan pendanaan filantropi, dan CEO Gates Foundation, Mark Suzman, mencatat bahwa tidak tepat jika filantropi swasta menjadi pendana besar kesehatan global. Ada risiko bahwa janji tersebut dapat membenarkan akselerasionisme yang sembrono, seperti yang dicontohkan oleh Sam Bankman-Fried. Silver, yang menganggap dirinya sebagai altruis efektif yang fokus pada masa kini, berencana untuk menyumbang ke badan amal seperti Malaria Foundation.
Sumber: Wired AI — asli
Postingan kami sebelumnya tentang topik ini ↓
Berita terbaru