RisetModel 🇷🇺 27.07.2026 03:03

Mamba: Arsitektur yang Bertujuan Menggantikan Transformer

Moonshot AIMoonshot AI
Arsitektur Mamba, yang didasarkan pada ruang keadaan selektif (SSM), diperkenalkan sebagai alternatif untuk transformer, menjanjikan kompleksitas linear alih-alih kuadrat. Namun dalam praktiknya, Mamba tidak menggantikan transformer tetapi masuk ke dalam model hibrida, di mana ia dikombinasikan dengan lapisan perhatian: kira-kira satu lapisan perhatian per tujuh lapisan Mamba.
Pada Desember 2023, peneliti Albert Gu dan Tri Dao memperkenalkan arsitektur Mamba, yang didasarkan pada model ruang keadaan selektif (SSM). Berbeda dengan transformer, di mana setiap token dibandingkan dengan semua token lainnya (kompleksitas kuadratik O(N²)), Mamba menggunakan satu keadaan tersembunyi berukuran tetap yang diperbarui secara sekuensial dengan kompleksitas linear. Inovasi utamanya adalah mekanisme selektif: parameter pembaruan keadaan (A, B, C) dihitung ulang untuk setiap token, memungkinkan model memutuskan informasi apa yang akan dipertahankan dan apa yang akan dibuang, mirip dengan mekanisme perhatian tetapi tanpa biaya kuadratik. Berkat asosiatif komputasi, pelatihan Mamba dapat diparalelkan, mengatasi masalah pelatihan lambat yang melekat pada RNN lama. Namun, Mamba memiliki kelemahan: keadaan tetap mengompresi informasi, menurunkan kemampuan ekstraksi detail dan penyalinan yang presisi dibandingkan transformer, yang secara eksplisit menyimpan semua token. Oleh karena itu, Mamba belum menggantikan transformer tetapi digunakan dalam model hibrida, di mana sekitar satu lapisan perhatian ditambahkan untuk setiap tujuh lapisan Mamba. Kombinasi ini mempertahankan memori jangka panjang yang murah dari Mamba dan pengambilan presisi dari transformer. Akibatnya, banyak model modern mungkin menggunakan Mamba secara implisit.
Sumber: Habr — хаб NLP — asli
Postingan kami sebelumnya tentang topik ini ↓
Berita terbaru