Huatai Securities: AI Agents Accelerate Demand for Computing Power and Memory, Speeding Up Supply Chain Localization
Huatai Securities analysts predict that by 2026, the AI industry will shift from pre-training large models to commercializing AI agents, leading to accelerated growth in inference computing demand. They highlight three key areas: a closed loop of domestic computing power, increased demand for passive components due to AI energy consumption, and faster import substitution.
Menurut laporan Huatai Securities, pada tahun 2026 industri kecerdasan buatan akan beralih dari pelatihan awal model bahasa besar ke penerapan komersial agen AI, yang akan menyebabkan peningkatan signifikan dalam kebutuhan komputasi inferensi. Optimisme ini terkait dengan tiga arah utama: pertama, pembentukan siklus tertutup daya komputasi domestik, termasuk pengembangan koneksi super dan memori, yang akan memenuhi permintaan inferensi yang terus meningkat; kedua, peningkatan konsumsi energi AI mendorong permintaan komponen pasif: kapasitor MLCC (Multilayer Ceramic Capacitor), induktor, kapasitor, dan semikonduktor daya, yang mengakibatkan kenaikan harga dan volume; ketiga, lokalisasi produksi peralatan dan komponen hulu semakin cepat, dan nilai pengemasan canggih meningkat. Berita ini juga mencakup paragraf yang tidak terkait dengan AI tentang Kementerian Keuangan Korea Selatan yang akan terus bekerja sama erat dengan Departemen Keuangan AS untuk menstabilkan pasar valuta asing setelah Korea dimasukkan ke dalam daftar pemantauan mata uang.
Sumber: 36Kr —
asli
