Google DeepMind Perkuat Masa Depan AI Singapura dalam Kemitraan Nasional Baru
Google/DeepMind
Google DeepMind
Google DeepMind mengumumkan kolaborasi yang diperluas dengan pemerintah Singapura dalam kemitraan AI nasional. Kemitraan ini mencakup bidang kesehatan, pendidikan, sains, dan pembangunan berkelanjutan, termasuk inisiatif seperti AI co-clinician, pelatihan peneliti dengan Co-Scientist, serta program akselerator AI for the Planet.
Google DeepMind memperluas pekerjaannya di Singapura melalui kemitraan nasional baru dengan pemerintah negara tersebut, yang bertujuan untuk penerapan AI canggih secara bertanggung jawab demi pertumbuhan ekonomi dan manfaat publik. Kemitraan ini mencakup beberapa bidang utama. Di bidang kesehatan dan ilmu hayati, DeepMind berkolaborasi dengan klaster layanan kesehatan publik dalam inisiatif penelitian AI co-clinician, yang mengeksplorasi bagaimana AI dapat melengkapi pekerjaan dokter dan mengarah pada 'perawatan triadik' yang melibatkan agen AI. Bersama dengan Google.org, DeepMind mendukung penelitian penyakit menular dan kesiapsiagaan pandemi, memanfaatkan AlphaFold dan alat AI lainnya untuk mempercepat pemahaman tentang wabah di Asia Tenggara. Selain itu, asisten lari berbasis Gemma sedang dikembangkan untuk atlet tunanetra dan tunanetra dalam kemitraan dengan SG Enable. Untuk mempercepat penemuan ilmiah, DeepMind bekerja dengan National Research Foundation untuk melatih peneliti lokal dalam menggunakan AI agen untuk alat ilmiah, termasuk Hypothesis Generation, yang dibangun dengan Co-Scientist. Di bidang pendidikan, DeepMind telah menyediakan Gemini for Education untuk semua pendidik dari tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah atas dan akan melatih mereka dalam menggunakan alat-alat ini. Untuk keberlanjutan, program 'Google DeepMind Accelerator: AI for the Planet' di kawasan Asia-Pasifik diluncurkan untuk mendukung perusahaan rintisan dan organisasi nirlaba yang menggunakan AI canggih untuk mengatasi tantangan lingkungan. Terakhir, DeepMind bermitra dengan Infocomm Media Development Authority (IMDA) dan MLCommons untuk meneliti tolok ukur keamanan multimodal dan multibahasa yang mempertimbangkan bahasa dan budaya lokal.
Sumber: Google DeepMind —
asli
