Chat Pengguna DeepSeek Tersingkap Melalui Google Search
DeepSeek
Google Search mengindeks tautan publik ke chat pengguna dengan bot AI asal China, DeepSeek, sehingga mengekspos pesan pribadi dan dokumen yang diunggah. Insiden ini hanya memengaruhi sesi yang dipilih untuk dibagikan oleh pengguna, tetapi data tersebut menjadi dapat diakses oleh banyak orang.
Jurnalis dari Kommersant dan RBC menemukan bahwa Google Search telah mengindeks sesi obrolan pengguna dengan chatbot China, DeepSeek. Hasil pencarian yang terbuka mencakup obrolan yang telah dibuatkan tautan publiknya, termasuk pesan pribadi ke bot tersebut serta dokumen kerja yang diunggah. DeepSeek memperingatkan bahwa siapa pun yang mendapatkan tautan semacam itu dapat membaca isinya dan menyarankan untuk memeriksa informasi rahasia. Meskipun belum ada data pribadi yang ditemukan dalam obrolan terbuka sejauh ini, layanan ini memungkinkan pengguna untuk memulai pertanyaan AI baru dan melanjutkan percakapan melalui tautan-tautan tersebut. Tidak ada akses ke akun pengguna lain atau riwayat pertanyaan pribadi. Pada tahun 2023, insiden serupa terjadi dengan ChatGPT: Google mengindeks jenis tautan publik yang sama karena sebuah kutu (bug) dalam sebuah pustaka sumber terbuka (open-source library).
Sumber: 3DNews —
asli
