AWS Bermitra dengan Startup Vibe-Coding Superblocks untuk Penyebaran Cloud Privat yang Aman
Amazon Web Services
Anthropic
OpenAI
Microsoft
Vercel
Superblocks, sebuah startup vibe-coding, telah menandatangani perjanjian multi-tahun dengan Amazon Web Services untuk menanamkan alatnya di dalam cloud privat pelanggan AWS, memastikan data tidak pernah meninggalkan lingkungan perusahaan. Kemitraan ini mencerminkan tren yang lebih luas di mana penyedia layanan cloud besar mendorong perusahaan untuk memisahkan model AI dari infrastruktur yang diperlukan dan menghostingnya di cloud mereka sendiri.
Superblocks, sebuah perusahaan rintisan yang mengkhususkan diri dalam vibe coding, mengumumkan perjanjian pemasaran bersama selama beberapa tahun dengan Amazon Web Services (AWS) yang memungkinkan alatnya tertanam di dalam cloud privat pelanggan AWS. Ini berarti perusahaan yang berlangganan Superblocks dapat menawarkan vibe coding kepada pengguna bisnis mereka, dengan aplikasi yang berjalan sepenuhnya di dalam cloud privat perusahaan, menggunakan database Amazon Aurora dan berintegrasi dengan Amazon Bedrock. Yang penting, data tidak akan pernah keluar dari akun AWS perusahaan, memastikan keamanan, audit, enkripsi, dan kontrol jaringan tetap terjaga. AWS juga akan membantu menjual Superblocks ke perusahaan melalui Marketplace-nya. Kemitraan ini muncul saat penyedia layanan cloud skala besar seperti AWS dan Microsoft mendorong perusahaan untuk mengadopsi banyak model AI dan menghosting infrastruktur AI mereka di cloud mereka sendiri, daripada hanya mengandalkan penyedia AI terdepan. CEO Superblocks, Brad Menezes, memprediksi bahwa perusahaan yang bertaruh pada satu penyedia model akan menghadapi konsekuensi, karena industri beralih ke strategi multi-model. Tren ini dibuktikan oleh model open source yang menyumbang 29% lalu lintas melalui gateway AI Vercel bulan lalu. Superblocks, yang memiliki 50 karyawan dan mengumpulkan pendanaan Seri A sebesar $60 juta pada Mei 2025, dipandang sebagai penerima manfaat dari gerakan ini.
Sumber: TechCrunch AI —
asli
