RisetModel 🇨🇳 24.07.2026 01:02

Why Are Robots Stuck in Demos? New Company iFlytek Answers: Lack of 'Self-Awareness'

科大讯飞科大讯飞 NVIDIANVIDIA
Yao Fang Intelligence, a new company founded by iFlytek, explains that the main problem with robots is not speed but the lack of 'self-awareness' (本体认知). They propose their own architecture iFLYTEK-Embodied-Omni, which integrates VLM, VGM, and AGM to overcome the limitations of VLA and compensate for the shortage of real data. The architecture has already demonstrated high performance on benchmarks including LIBERO-Plus and RoboTwin 2.0.
Pada pameran WAIC 2026, perusahaan iFlytek (China) melalui anak perusahaannya Yao Fang Intelligence (Anhui Yaofang Zhineng) memperkenalkan pendekatan baru dalam menciptakan 'otak' robot. Menurut pimpinan Pan Jia, robot demo saat ini berjalan lambat bukan karena keterbatasan teknis, melainkan karena ketakutan akan kesalahan: kecepatan dapat ditingkatkan, tetapi kemungkinan kegagalan juga meningkat, yang tidak dapat diterima untuk penggunaan nyata. Pan Jia adalah ilmuwan utama iFlytek, penerima Penghargaan Kemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Nasional tingkat pertama. Ia menyatakan bahwa arsitektur VLA (Vision-Language-Action) yang dominan bukanlah solusi akhir, dan model dunia menderita dua kekurangan: akumulasi kesalahan dalam prediksi berurutan serta kurangnya 'kesadaran diri' (benti renzhi). Yao Fang mengusulkan sistem sendiri, iFLYTEK-Embodied-Omni, di mana VLM (Visual Language Model, pemahaman dan perencanaan), VGM (Video Generation Model, pembangkitan video untuk prediksi), dan AGM (Action Generation Model, pembangkitan tindakan) bekerja bersama melalui mekanisme perhatian bersama. Inovasi kuncinya adalah penyertaan tugas kinematika terbalik sebagai bagian dari pelatihan, sehingga model belajar memahami kemampuan tubuhnya sendiri. Hampir separuh data pelatihan merupakan data sintetis untuk persepsi spasial dan perencanaan, bukan rekaman robot nyata. Pada tolok ukur LIBERO-Plus, model mencapai tingkat keberhasilan rata-rata 89,6%, dan pada RoboTwin 2.0 mencapai 93,68% di lingkungan standar serta 93,16% di lingkungan acak. Perusahaan telah menguji sistem ini pada robot nyata di anak perusahaan Lingdong General Robot (Anhui Lingdong). Nama 'Yao Fang' (爻方) berarti 'perubahan dan stabilitas': karakter pertama '爻' melambangkan perubahan (yin dan yang), karakter kedua '方' melambangkan stabilitas. Artikel perusahaan tersedia di arXiv.
Sumber: QbitAI 量子位 — asli
Postingan kami sebelumnya tentang topik ini ↓
Berita terbaru