Studi: 81% 'vibe coder' di Rusia bukanlah programmer
OpenAI
Anthropic
DeepSeek
Alibaba/Qwen
Битрикс24
Google/DeepMind
Studi Bitrix24 mengungkapkan bahwa 81% vibe coder di Rusia bukanlah pengembang profesional, dengan wirausahawan dan manajer sebagai intinya. Sebagian besar menggunakan lingkungan agen seperti Claude Code dan OpenAI Codex, dan 72% aplikasi yang dibuat berjalan secara otonom. Kekhawatiran keamanan masih ada: hanya 11% yang memeriksa kode secara manual.
Sebuah studi yang dilakukan oleh Bitrix24 menemukan bahwa 81% dari para vibe coder di Rusia tidak mencantumkan pengembangan perangkat lunak sebagai peran utama mereka. Komunitas inti terdiri dari wirausahawan (44%) dan manajer (12%), sementara hanya 6% yang mengidentifikasi diri sebagai pengembang profesional. Sebagian besar menggunakan lingkungan agen: Claude Code (55%) dan OpenAI Codex (54%). 72% dari aplikasi yang dibuat beroperasi secara otonom dan melayani rekan kerja (61%) serta klien (59%). Keamanan tetap menjadi risiko utama: hanya 11% yang melakukan audit manual terhadap kode yang dihasilkan, sementara 54% mendelegasikan peninjauan kode kepada kecerdasan buatan atau AI. 73% responden mengatakan bahwa vibe coding menggantikan seorang pengembang, dengan proporsi meningkat menjadi 80% di kalangan wirausahawan dan manajer.
Sumber: CNews —
asli
