RegulasiGenerasi Media 🇺🇸 31.07.2026 20:02

Snapchat tidak lagi memberi penghargaan pada konten Spotlight yang sepenuhnya dihasilkan AI

Snapchat mengumumkan bahwa sistem rekomendasinya akan disesuaikan sehingga hanya video yang dibuat oleh manusia nyata yang dapat direkomendasikan di Spotlight. Perusahaan tidak sepenuhnya menolak AI, mengizinkan penggunaan alat AI mereka untuk meningkatkan konten. Perubahan ini merupakan bagian dari tren yang lebih luas di mana platform memperketat aturan terhadap konten AI berkualitas rendah.
Snapchat mengumumkan pada Jumat bahwa sistem rekomendasinya akan disesuaikan sehingga hanya video yang dibuat oleh manusia nyata yang dapat direkomendasikan di Spotlight. Perusahaan tidak sepenuhnya menolak AI: kreator dapat menggunakan alat AI untuk menyempurnakan atau mengedit konten. Pembaruan ini sejalan dengan upaya Snapchat untuk meningkatkan Spotlight dan mengembalikan fokus pada kiriman orisinal yang menunjukkan kreativitas manusia. Pada bulan April, perusahaan telah menyatakan bahwa pengguna akan melihat lebih sedikit konten yang dihasilkan AI. Di tengah meningkatnya kritik terhadap konten AI berkualitas rendah ("AI slop"), banyak perusahaan meninjau kembali kebijakan mereka: LinkedIn meluncurkan fitur "seems like AI slop" untuk pengaduan kiriman, Substack mengembangkan alat untuk mendeteksi buletin AI, Meta menghapus fitur Instagram karena reaksi negatif, dan YouTube memperketat kebijakan monetisasi untuk "konten yang tidak autentik". Snapchat juga memperkenalkan langkah-langkah kontrol untuk melindungi anak di bawah umur, memungkinkan pengguna berusia 13-15 tahun untuk membagikan kiriman Spotlight hanya kepada mereka yang saling mengikuti.
Sumber: TechCrunch AI — asli
Postingan kami sebelumnya tentang topik ini ↓
Berita terbaru