Keamanan AIAgen 🇫🇷 06.08.2026 21:03

Rubrik Menghadapi Tantangan Keamanan Agen AI

RubrikRubrik OktaOkta MicrosoftMicrosoft
Survei Zero Labs terhadap lebih dari 1.600 responden mengungkap bahwa 86% pemimpin TI dan keamanan siber percaya agen AI akan melampaui kemampuan perlindungan organisasi mereka dalam tahun depan, sementara hanya 23% yang memiliki visibilitas penuh atas agen yang aktif. Sebagai respons, spesialis keamanan data Rubrik mengumumkan Agent Identity, solusi untuk mengelola akses dan izin agen AI, yang terintegrasi ke dalam Agent Cloud.
Menurut studi Zero Labs terhadap lebih dari 1.600 responden, 86% pemimpin TI dan keamanan siber percaya bahwa agen AI akan melampaui kemampuan perlindungan organisasi mereka dalam dua belas bulan ke depan, sementara hanya 23% yang melaporkan memiliki visibilitas penuh terhadap agen aktif di lingkungan mereka. Dalam konteks ini, spesialis keamanan data Rubrik mengumumkan Agent Identity, solusi yang dirancang untuk mengelola akses dan izin bagi agen AI. Terintegrasi ke dalam Agent Cloud, teknologi ini bertujuan menyediakan kerangka kerja kontrol untuk agen yang mampu berinteraksi dengan sistem informasi dan menjalankan tindakan secara otonom. Dev Rishi, General Manager AI di Rubrik, menjelaskan bahwa agen tidak lagi hanya mensintesis informasi tetapi bertindak atas nama karyawan, menggunakan model akses yang awalnya dirancang untuk manusia, dan kredensial statis tidak pernah dimaksudkan untuk aktor otonom. Solusi ini memanfaatkan platform identitas yang ada, dengan integrasi yang diumumkan dengan Okta dan Microsoft Entra ID. Agent Identity memberikan identitasnya sendiri kepada agen AI, sebanding dengan pengguna manusia atau aplikasi, untuk menentukan tindakan apa yang boleh dilakukan agen dan dalam kondisi apa. Ini dapat mengidentifikasi dan memantau agen AI serta server yang menggunakan Model Context Protocol (MCP), memberikan izin sementara melalui mekanisme akses tepat waktu (just-in-time/JIT), mengontrol panggilan alat yang dilakukan oleh agen, menegakkan kebijakan keamanan sebelum eksekusi tindakan, dan melacak aktivitas. Secara teknis, ini mengamankan setiap panggilan alat MCP dengan menganalisis permintaan melalui kerangka kerja SAGE dan memeriksanya terhadap kebijakan keamanan perusahaan, kemudian mengautentikasi identitas agen menggunakan token akses sementara. Jika suatu tindakan melanggar aturan, dapat diblokir sebelum dieksekusi. Platform ini juga mencakup Agent Rewind, kemampuan untuk membatalkan tindakan tertentu yang dilakukan oleh agen otonom, menjawab kekhawatiran tim keamanan tentang konsekuensi operasional dari kesalahan atau perilaku tak terduga agen AI. Menurut studi Zero Labs, 88% pemimpin TI dan keamanan siber khawatir tentang memenuhi target waktu pemulihan (recovery time objectives/RTO) mereka dalam menghadapi ancaman AI agen.
Sumber: Le Monde Informatique — IA — asli
Postingan kami sebelumnya tentang topik ini ↓
Berita terbaru