Otoritas Lokal AS Blokir Pembangunan Lebih dari 500 Pusat Data
Negara bagian, county, dan kota di AS, terutama di Selatan dan Midwest, semakin sering menolak proyek pembangunan pusat data untuk perusahaan AI. Jumlah proyek yang ditolak meningkat dari 300 menjadi lebih dari 500 antara Juni dan Juli 2026, didorong oleh kekhawatiran pemilih tentang kebisingan, biaya utilitas, dan dampak lingkungan.
Otoritas lokal di Amerika Serikat semakin sering menolak proyek pembangunan pusat data, yang mengancam ambisi ekspansi perusahaan-perusahaan AI. Menurut Tom's Hardware, jumlah proyek yang ditolak melampaui 500 pada Juli 2026, naik dari 300 pada Juni. Penolakan ini bersifat bipartisan, dengan wilayah yang dikuasai Partai Demokrat maupun Republik memblokir proyek, terutama di Texas dan New York, tetapi khususnya di Midwest dan Selatan. Kekhawatiran pemilih mencakup polusi suara, tarif utilitas yang lebih tinggi, dan peningkatan biaya air dan listrik. The Information melaporkan bahwa sekitar tiga perempat proyek yang ditolak berada di Georgia dan Florida. Pada awal Agustus 2026, Gubernur Texas Greg Abbott mengumumkan moratorium izin pusat data, meskipun Texas menjadi pusat utama AI. Amazon, melalui penyedia cloud AWS-nya, masih berharap membangun pusat data di Wilayah Pecos County, Texas, dengan pembangkit listrik gas alam yang dapat memancarkan 33 juta ton CO2 per tahun. New York melarang pusat data di atas 50 megawatt selama satu tahun, sementara Massachusetts dan Nebraska menangguhkan insentif pajak. Sekitar 70% warga Amerika menentang pusat data baru, dengan protes yang sering kali damai; namun, 37 orang telah ditangkap karena perlawanan tanpa kekerasan sejak awal 2026, termasuk seorang guru di Kansas yang ditangkap karena bertepuk tangan dalam sebuah sidang. Pada Juni 2026, CNews melaporkan tentang penolakan lokal terhadap pusat data Blueprint di Taylor, Texas, dan pada April 2026, seorang anggota dewan di Indianapolis menerima ancaman tembakan.
Sumber: CNews —
asli
