OpenAI Mempersiapkan Revolusi Antarmuka Suara: Perangkat Baru dan Mode Suara di ChatGPT
OpenAI
OpenAI, bekerja sama dengan Sam Altman dan Jony Ive, sedang mengembangkan perangkat baru yang berfokus pada suara, kemungkinan berupa speaker pintar. Sementara itu, perusahaan telah merilis Mode Suara di ChatGPT yang memungkinkan percakapan alami secara real-time dengan latensi minimal, berpotensi menggantikan metode input tradisional seperti keyboard dan mouse.
Laporan terbaru mengindikasikan bahwa Sam Altman dan Jony Ive telah mengerjakan proyek bersama yang melibatkan perangkat keras baru, yang kini terungkap sebagai speaker pintar yang berfokus pada interaksi suara. Meskipun pasar speaker pintar sudah jenuh, pembeda utamanya adalah Mode Suara baru dari ChatGPT milik OpenAI. Tidak seperti dikte sederhana, Mode Suara mendengarkan secara terus-menerus, merespons hampir seketika, dan bahkan dapat menyela pengguna, menciptakan alur percakapan yang alami. Pengguna merasa ini berguna sebagai tutor bahasa dan penerjemah. Kombinasi perangkat ini dengan Mode Suara menunjukkan bahwa OpenAI bertujuan menjadikan suara sebagai metode input utama untuk komputer, yang berpotensi menggantikan papan ketik dan tetikus. Pergeseran ini akan membutuhkan kecerdasan buatan untuk beradaptasi dengan ucapan manusia, bukan sebaliknya manusia belajar menggunakan perangkat input. Pada akhirnya, suara bisa menjadi langkah pertama menuju antarmuka manusia-komputer multimodal yang lebih alami, melibatkan kamera, gerakan, dan kesadaran konteks. Siri dianggap sebagai pionir dalam interaksi suara, tetapi model bahasa besar (LLM) modern telah berkembang secara signifikan. Jika tren ini berlanjut, papan ketik mungkin menjadi alat khusus untuk para profesional, dan antarmuka suara akan menjadi gelombang besar berikutnya bagi perusahaan rintisan.
Sumber: Habr — хаб ИИ —
asli
