Bisnis & PasarModel 🇺🇸 14.08.2026 21:01

OpenAI dan Anthropic dalam Perang Harga Saat Pesaing AI Tiongkok Menguat

OpenAIOpenAI AnthropicAnthropic Moonshot AIMoonshot AI DeepSeekDeepSeek
OpenAI dan Anthropic memangkas harga model AI mereka untuk mempertahankan pelanggan yang tergoda dengan alternatif Tiongkok yang lebih murah. Perang harga ini terjadi saat biaya AI yang meningkat mendorong perusahaan untuk mencari opsi yang lebih terjangkau, dengan pengembang Tiongkok seperti Moonshot dan DeepSeek memperoleh pangsa pasar. Pemotongan harga telah mengurangi biaya untuk model AS terkemuka hampir seperempat sejak pertengahan Juli, menurut Silicon Data.
Laboratorium AI terkemuka AS, OpenAI dan Anthropic, merilis model yang lebih murah untuk mempertahankan pelanggan yang sensitif terhadap biaya yang beralih ke alternatif murah dari pesaing Tiongkok. OpenAI baru-baru ini memangkas harga GPT-5.6 Luna, 'model tercepat dan paling terjangkau' mereka, sebesar 80 persen. Anthropic meluncurkan Claude Opus 5, mempromosikan 'kecerdasan kelas dunia… dengan setengah harga' dibandingkan Fable 5, model paling canggih mereka. Langkah-langkah ini telah membantu menurunkan harga model-model unggulan AS hampir seperempat sejak pertengahan Juli, menurut indeks harga token dari Silicon Data. Perang harga ini terjadi saat tagihan AI yang meningkat mendorong perusahaan untuk membatasi penggunaan dan mencari model yang lebih murah, membantu pengembang Tiongkok seperti Moonshot dan DeepSeek menembus pasar dari Silicon Valley hingga Eropa. Pemangkasan ini menandai pergeseran bagi kelompok AI AS yang membuat model 'tertutup' (closed) yang proprietary, yang selama ini bersaing ketat dalam hal kinerja, sementara model 'terbuka' (open) Tiongkok yang semakin mumpuni turut menekan harga. OpenAI dan Anthropic juga merencanakan penawaran umum perdana dengan valuasi triliunan dolar, dan para investor mencari bukti bahwa pengeluaran besar untuk AI dapat menghasilkan keuntungan. Beberapa bisnis merespons tagihan yang meningkat dengan memberlakukan batas penggunaan AI atau menguji alternatif yang lebih murah, dengan perusahaan seperti DoorDash dan Airbnb mulai menggunakan model buatan Tiongkok untuk menekan biaya.
Sumber: Ars Technica — asli
Postingan kami sebelumnya tentang topik ini ↓
Berita terbaru