Large Tabular Models Outperform LLMs on Structured Data
Google/DeepMind
Feedzai
Mastercard
Amazon Web Services
Startup Fundamental emerged from stealth mode with its tabular model NEXUS, securing $275 million in funding. The model is already used by Amazon Web Services, while Google and other companies are developing their own Large Tabular Models (LTMs) for analyzing tabular data, a task where LLMs struggle.
Model bahasa besar (LLM, large language model) yang mendasari chatbot generatif tidak mampu menganalisis data tabel terstruktur — format data utama untuk bisnis. Startup Fundamental mengembangkan model AI baru — model tabel besar (LTM, large table model) NEXUS, yang dirancang khusus untuk bekerja dengan tabel. Berbeda dengan LLM, NEXUS memodelkan struktur data tabel secara langsung, memproses tidak hanya nilai numerik tetapi juga konteks makna dan hubungannya. Model ini dilatih sebelumnya pada miliaran tabel dan tidak menggunakan data klien. Amazon Web Services mengintegrasikan NEXUS ke dalam Amazon SageMaker. Muncul pula pesaing: Google meluncurkan model TabFM, sementara Feedzai dan Mastercard merilis LTM sendiri untuk sektor keuangan. Para peneliti memperkenalkan model FlexTab, TabICL, dan iLTM. Menurut para ahli, masa depan adalah analisis data otomatis yang dapat dilakukan oleh kombinasi LLM dan LTM.
Sumber: IEEE Spectrum AI —
asli
