Bagaimana AI Melayani Kebaikan? Ma Huateng Menguraikan Tiga Prinsip: Kesetaraan Teknologi, Keamanan AI, dan Kebaikan Bersama
Tencent
Dalam sebuah acara baru-baru ini, pendiri Tencent Ma Huateng menyoroti tiga arah utama untuk pengembangan AI yang bertanggung jawab: kesetaraan teknologi, keamanan AI, dan kebaikan bersama. Ia menekankan perlunya menurunkan hambatan penggunaan AI, memastikan keamanannya, dan menerapkan teknologi untuk kepentingan masyarakat.
Dalam sebuah acara yang berfokus pada tanggung jawab sosial kecerdasan buatan, pendiri dan CEO Tencent, Ma Huateng, menjabarkan tiga prinsip utama yang harus diikuti AI agar bermanfaat. Prinsip pertama adalah 'kesetaraan teknologi', yang berarti bahwa teknologi canggih harus dapat diakses oleh semua orang, bukan hanya segelintir orang, dan akses terhadap AI tidak boleh bergantung pada lokasi geografis atau status sosial. Prinsip kedua adalah 'keamanan AI', yang meliputi perlindungan data pengguna, pencegahan penyalahgunaan algoritma, pemberantasan disinformasi, dan memastikan sistem AI tetap di bawah kendali manusia. Prinsip ketiga adalah 'manfaat universal', yang berarti mengarahkan AI untuk memecahkan masalah sosial seperti layanan kesehatan, pendidikan, dan kelestarian lingkungan. Ma Huateng menekankan bahwa Tencent berkomitmen untuk mengintegrasikan nilai-nilai ini ke dalam produk dan layanan bertenaga AI, termasuk model Hunyuan miliknya sendiri.
Sumber: Tencent Hunyuan (GNews) —
asli
