Deepexi Technology: Pendapatan dari AI Naik 209% dan Laba di Kuartal Kedua
Perusahaan Tiongkok Deepexi Technology merilis laporan semester pertama setelah pencatatan saham: pendapatan naik 115% menjadi 284 juta yuan pada semester pertama 2026, dengan pendapatan dari platform AI DeepexiOS naik 209% menjadi 226 juta yuan. Pada kuartal kedua, perusahaan mencapai laba bersih sekitar 30 juta yuan, mengurangi rugi bersih semester pertama sebesar 89,6% menjadi 32 juta yuan.
Deepexi Technology, penyedia solusi korporat berbasis large language model, telah menerbitkan laporan interim pertamanya setelah listing. Pada semester pertama tahun 2026, pendapatan perusahaan mencapai 284 juta yuan, meningkat 115% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pendorong utama pertumbuhan adalah solusi DeepexiOS, sistem operasi AI untuk perusahaan, yang menghasilkan pendapatan 226 juta yuan, naik 209,2% secara tahunan (year-on-year), dan kontribusinya terhadap total pendapatan meningkat dari 55,3% menjadi 79,6%. Sementara itu, pendapatan dari solusi FastData untuk analitik data korporat hampir tidak berubah, yaitu sebesar 58,04 juta yuan. Pada kuartal kedua, perusahaan memperoleh laba bersih sekitar 30 juta yuan, sementara rugi bersih untuk semester tersebut menyusut 89,6% menjadi 32 juta yuan. Rugi bersih yang disesuaikan turun 48,5% menjadi 27 juta yuan. Perbaikan profitabilitas ini didorong oleh kenaikan laba kotor menjadi 56,5% (naik 1,5 poin persentase) dan efek skala: beban penjualan dan riset hanya tumbuh 33,2% dan 23,8% masing-masing, jauh di bawah tingkat pertumbuhan pendapatan, sehingga proporsi beban komersial turun dari 37,3% menjadi 23,1%. Penyusutan rugi bersih tradisional juga dipengaruhi oleh faktor-faktor non-berulang (one-off), seperti penurunan pembayaran berbasis saham dan tidak adanya biaya listing, sehingga angka yang disesuaikan lebih mencerminkan tren bisnis inti. Laba pada kuartal kedua mengindikasikan bahwa pendapatan perusahaan telah melewati titik impas (break-even point), dan jika pertumbuhan pendapatan berlanjut di semester kedua, probabilitas mencapai laba tahunan pada tahun 2026 akan meningkat secara signifikan.
Sumber: 36Kr —
asli
