Kejuaraan Antarmodel Uplift: Menguji S-learner, T-learner, X-learner, dan Causal Forest pada Data Sintetis dan Semi-Sintetis dengan Metrik PEHE
Seorang analis dari Avito mengadakan turnamen yang membandingkan empat model uplift populer (S-learner, T-learner, X-learner, Causal Forest) pada data sintetis dan semi-sintetis menggunakan metrik PEHE. Artikel ini menjelaskan arsitektur, kelebihan, dan kelemahan model melalui analogi bertema sepak bola, yang berpuncak pada babak grup dan braket gugur. Kode tersedia di GitHub untuk reproduksi.
Artikel yang ditulis oleh Grigory Kryukov, analis di tim kepercayaan dan keamanan Avito, menyajikan sebuah kejuaraan di antara empat model uplift: S-learner, T-learner, X-learner, dan Causal Forest. Menggunakan analogi Piala Dunia sepak bola, penulis menjelaskan arsitektur masing-masing model: S-learner melatih satu model dengan perlakuan sebagai fitur; T-learner melatih model terpisah untuk grup perlakuan dan kontrol; X-learner menambahkan tahap kedua berupa efek semu dan model kecenderungan; Causal Forest mengadaptasi random forest untuk secara langsung mengoptimalkan efek pengobatan heterogen. Turnamen ini menggunakan data sintetis (di mana efek pengobatan individual sebenarnya diketahui) dan data semi-sintetis untuk mengukur kualitas model melalui metrik PEHE. Babak grup mempertemukan model satu sama lain pada data sintetis, diikuti oleh babak gugur. Artikel diakhiri dengan hasil: Causal Forest memenangkan kejuaraan, menjadi yang paling kokoh di berbagai skenario, sementara X-learner menunjukkan kekuatan pada tugas non-linear tetapi rumit. Kode lengkap disediakan di GitHub.
Sumber: Habr — хаб ML —
asli
