Keamanan AIRiset 🇺🇸 31.07.2026 18:02

Bot AI Lebih Unggul dari Manusia dalam Membangun Kepercayaan

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa chatbot AI dapat membangun hubungan saling percaya dengan korban penipuan lebih cepat dan efektif daripada manusia. Dalam simulasi penipuan 'penyembelihan babi', hampir setengah peserta mengikuti permintaan bot, sementara dengan manusia hanya kurang dari seperlima yang melakukannya.
Para peneliti dari Amrita Vishwa Vidyapeetham, Foscari University of Venice, University of Melbourne, dan Ben Gurion University of the Negev melakukan studi tentang penggunaan chatbot AI generatif dalam operasi penipuan, khususnya penipuan 'pig butchering'. Dalam skema ini, penipu melakukan percakapan panjang yang membangun kepercayaan dengan korban, seringkali berlangsung berbulan-bulan, sebelum meminta investasi kripto palsu yang dapat mencuri jumlah uang hingga enam digit. Dalam eksperimen mereka, para peneliti mempertemukan chatbot AI dengan penipu manusia dalam simulasi percakapan ini, dengan 22 subjek uji yang bertindak sebagai 'korban' yang tidak sadar. Chatbot AI mampu meniru manusia secara efektif dan, setelah seminggu interaksi, hampir setengah dari subjek uji mematuhi permintaan dari AI (untuk mengunduh aplikasi atau bermain game online), dibandingkan dengan kurang dari 1 dari 5 untuk penipu manusia. Subjek juga menilai kepercayaan mereka pada chatbot AI secara signifikan lebih tinggi daripada pada manusia.
Sumber: Ars Technica — asli
Postingan kami sebelumnya tentang topik ini ↓
Berita terbaru