Bisnis & Pasar 🇩🇪 11.08.2026 16:02

Anthropic Menggaet Kepercayaan Investor Sebelum IPO Bersejarah

AnthropicAnthropic Moonshot AIMoonshot AI Alibaba/QwenAlibaba/Qwen
Anthropic berencana melakukan penawaran umum perdana (IPO) pada bulan September atau awal Oktober dengan valuasi 965 miliar dolar AS, tetapi harus meyakinkan investor yang khawatir tentang model AI China yang lebih murah, ketegangan politik, dan penolakan publik terhadap pusat data. Perusahaan ini meremehkan persaingan dari China dan bertujuan untuk memperluas ke aplikasi kesehatan dan biologi. Hasil IPO ini akan menjadi tolok ukur bagi seluruh industri AI.
Anthropic sedang bersiap untuk kemungkinan IPO terbesar yang pernah ada, tetapi menurut laporan Wall Street Journal, perusahaan menghadapi pertanyaan-pertanyaan sulit dari calon investor tentang popularitas sistem AI China yang lebih murah, ketegangan dengan pemerintahan Trump, dan penolakan terhadap pusat data baru. Dengan valuasi sebesar $965 miliar, perusahaan berencana melakukan debut pada bulan September atau awal Oktober, tanpa membagikan harga atau waktu yang pasti. Anthropic meremehkan persaingan dari China, dengan alasan bahwa mereka fokus pada model kelas atas dan sebagian besar pengguna menginginkan sistem yang paling cerdas yang tersedia, sementara model China tertinggal berbulan-bulan. Namun, model-model China terbaru seperti Kimi K3 dan Qwen3.8 telah berhasil mempersempit kesenjangan secara signifikan. Untuk melawan sentimen publik yang negatif, Anthropic mulai merambah ke aplikasi kesehatan dan biologi. Harga IPO dan kinerja pasca-IPO kemungkinan akan menentukan bagaimana investor menilai pengembang AI terkemuka, dengan IPO SpaceX yang volatil menjadi peringatan. Anthropic telah mencatat pertumbuhan pendapatan yang kuat, dengan tingkat pendapatan tahunan lebih dari $47 miliar, dan telah menandatangani kesepakatan komputasi baru dengan SpaceX dan Google, sementara pesaingnya OpenAI mungkin IPO tahun depan.
Sumber: The Decoder (DE) — asli
Postingan kami sebelumnya tentang topik ini ↓
Berita terbaru