AI Akan Mulai Mengawasi Ujian Sopir Taksi Moskow pada 2027
Mulai tahun 2027, Moskow akan menggunakan AI untuk mengawasi ujian sertifikasi sopir taksi, dengan tujuan menghilangkan kecurangan. Dinas Perhubungan sedang mengembangkan sistem berbasis AI untuk pengujian daring, yang menjadi wajib pada Maret 2026. Saat ini, sekitar 85% pengemudi lulus pada percobaan pertama.
Moskow bersiap meluncurkan sistem sertifikasi berbasis kecerdasan buatan (AI) bagi pengemudi taksi, sebagaimana diumumkan oleh Vladimir Makarov, wakil kepala Dinas Perhubungan kota tersebut, pada Forum Taksi Eurasia Internasional XIV. Pengujian jaringan saraf akan dimulai pada tahun 2027, dan pihak berwenang berharap teknologi ini dapat membuat ujian online lebih transparan dengan mencegah kecurangan. Dinas tersebut akan mengembangkan sistem milik sendiri untuk tujuan ini, dengan mencatat bahwa teknologi serupa sudah digunakan di universitas-universitas Rusia. Pemeriksaan pengetahuan pengemudi taksi diperkenalkan secara bertahap: pengujian sukarela dimulai dua tahun lalu, menjadi wajib pada Maret 2025, dan sejak Maret 2026 pengemudi hanya memiliki satu kesempatan untuk lulus ujian online. Menurut dinas tersebut, sekitar 85% pengemudi saat ini lulus sertifikasi online pada percobaan pertama, angka yang stabil untuk tahun kedua, sementara proporsi mereka yang gagal terlihat menurun. Sebagai kabar terkait, Yandex Taxi telah mengumumkan rencana untuk meluncurkan mobil otonom, dengan robot yang mampu menangani hampir semua skenario jalan raya, meskipun pengemudi uji tetap akan memantau keselamatan dan campur tangan bila diperlukan.
Sumber: Rusbase (RB.RU) —
asli
